Seperti dikutip Independent (24/04) sekitar 600 restoran kari di seluruh Inggris telah ditutup dalam kurun waktu 18 bulan terakhir. Sekitar sepertiga dari restoran lainnya, 4.000 restoran juga terancam ditutup.
Pemilik restoran kari mengatakan hal ini disebabkan oleh aturan imigrasi untuk membawa chef dari Asia yang terampil dalam membuat masakan kari semakin dipersulit. Akibatnya, restoran semakin tidak dapat memberikan layanan yang memadai dalam memenuhi pesanan. Hal tersebut membuat bisnis mereka tidak dapat bertumbuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Ia telah mengirimkan dokumen sebanyak 75 halaman kepada Perdana Menteri, Sekretaris Negara, Sekretaris Bisnis, dan Menteri Tenaga Kerja Priti Patel untuk mendesak mereka dalam memperkenalkan visa satu tahun bagi koki dari Asia.
Apabila rencana tersebut tidak disetujui, Mr Ali memperingatkan hal itu bisa menciderai partai Konservatif dan mengecewakan masyarakat Asia.
Dalam usulannya disebutkan aturan ketat, visa kerja sementara dimana chef dari luar Inggris bisa masuk ke Inggris dan bekerja dengan aturan ketat. Aturan ini membatasi masa kerja mereka setahun, tidak bisa kembali dan tidak bisa mendapatkan kesempatan jadi warga negara.
"Pekerjaan akan dibatasi ke restoran yang hanya mensponsori dan pengusaha perlu memberikan asurasi kesehatan. Karyawan tidak bisa dibawa ke Inggris dan ini berarti tidak akan ada beban apapun di negara atau pembayar pajak Inggris. Jenis visa jangka pendek adalah sama dengan yang digunakan di Amerika Serikat, Jerman dan Timur Tengah," tambah Ali.
Dengan adanya peraturan imigrasi ini, bagi chef yang ingin datang ke Inggris harus mendapatkan £ 29.570 atau setara dengan Rp 567.044.000 setelah dipotong akomodasi dan makan dan tidak dapat bekerja di sebuah restoran dengan layanan takeaway.
![]() |
Pemiliki restoran kari tidak mampu membayar upah tersebut, dimana sebagian bisnisnya dengan layanan takeaway.
Presiden Serikat Buruh Bangladesh dan pemiliki restoran di Staffordshire, Imam Uddin, mengatakan kepada Guardian, "Ada banyak restoran yang dijual, tetapi tidak ada yang membeli. Hal ini sangat buruk karena mereka tidak dapat memberikan layanan yang pada akhirnya akan ditutup."
Dr Wali Uddin yang memiliki sebuah restoran kari di Edinburg, mengatakan bahwa kekurangan chef telah menyebabkan upah semakin tinggi. Upah khas kini telah naik dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Sekitar £700-800 atau setara dengan Rp 13.422.000-15.339.000 per minggunya.
Sedangkan Alun Sperring, yang memiliki restoran Chili Pickle di Brighton, mengatakan bahwa chef sekarang menuntut akomodasi gratis yang benar-benar layak.
(adr/odi)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN