Pemerintah Tokyo Tutup Sementara Kafe Kucing untuk Pertama Kalinya

Pemerintah Tokyo Tutup Sementara Kafe Kucing untuk Pertama Kalinya

Maya Safira - detikFood
Minggu, 24 Apr 2016 10:25 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Untuk pertama kalinya, pemerintah Tokyo menutup sementara kafe kucing. Ini terjadi karena pelanggaran aturan kesejahteraan hewan.

Saat pertama kafe kucing muncul di Jepang, beberapa pihak menyampaikan kekhawatiran akan perlakuan terhadap hewan. Namun kafe kucing ternyata jadi tren di sana dan bertahan lebih dari satu dekade.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab banyak yang membuka kafe kucing karena menyukai hewan itu. Pengunjung juga merupakan para pecinta kucing yang biasanya kembali ke kafe bila melihat kondisi hewan layak.

Kementerian Lingkungan Jepang pun sempat mengambil kesimpulan terkait kafe kucing setelah adanya sebuah penelitian nasional. Menurut mereka, "bekerja" melewati jam makan malam normal tidak memiliki efek buruk pada kucing-kucing di kafe. Sehingga kafe kucing bisa terus berjalan.



Sayangnya, tidak semua kafe kucing menjalani aturan dengan baik. Neko no Te, kombinasi kafe kucing sekagus toko hewan yang berada di kawasan Kotobashi Tokyo, diperintahkan menutup pengoperasian kafe selama 30 hari dan memperbaiki tindakannya, lapor Rocket News 24 (22/04).

Biro Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan Masyarakat dari Pemerintah Metropolitan Tokyo membuat keputusan pada 21 April lalu. Menurut pihak pemerintah, kafe melanggar Hukum Perlindungan dan Kontrol Hewan. Diantaranya tidak memenuhi standar kebersihan dah nutrisi kucing. Ini memiliki dampak negatif pada kesehatan kucing di Neko no Te.



Akibat pelanggaran, kafe akan tutup sampai 20 Mei. Neko no Te secara tegas juga dilarang menampilkan, meminjamkan, menampung atau menyewa kucing sampai kafe dianggap memenuhi standar saat inspeksi selanjutnya.

Diyakini kasus tersebut jadi yang pertama bagi kafe kucing Jepang. Sebelumnya tidak ada kafe yang diminta menghentikan bisnis karena alasan ini.

Sementara itu, Neko no Te menyebut perihal penutupan dalam situs resminya. Pengumuman berbunyi: "Kami akan tutup dari 21 April sampai 20 Mei, jadi jika Anda ingin membuat reservasi, silahkan lakukan setelah itu."

Pemilik kafe menceritakan sedikit lebih detil dalam blog Neko no Te.

"Minggu ini pihak dari pusat kesejahteraan hewan mengunjungi kami. Kami ingin berterima kasih kepada mereka atas semua kerja kerasnya. Untuk memperbaiki kafe ini, tiap minggu datang seseorang dari pusat kesejahteraan hewan. Dan tiap kali datang mereka memberi tahu kami apa yang perlu ditingkatkan, menunjukkan hal-hal yang masih tidak baik dan memberi nasihat terkait apa yang harus dilakukan sebelum mereka datang lagi minggu berikutnya," tulis pemilik kafe.

"Kami berencana memberi informasi secara bertahap tentang area yang sudah membaik, dan kami berterima kasih atas kesabaran kalian semua yang telah meminta informasi lebih lanjut," tutupnya. (adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads