Jeon merupakan salah satu makanan pembuka (banchan) sekaligus camilan favorit di Korea Selatan. Sajian bernama lain buchimgae, jijimgae, atau jijim ini mirip bakwan karena bisa dikreasikan dengan berbagai makanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski umumnya gurih, jeon juga bisa dinikmati sebagai dessert karena cita rasanya manis. Ada varian bernama hwajeon yang dibuat dari bunga yang bisa dimakan seperti azalea dan mawar.
Aneka jeon mudah ditemui di penjaja kaki lima hingga restoran di Korea Selatan. Banyak warga setempat menikmati jeon sambil minum bir.
Hampir sama dengan jeon, Jepang punya pancake gurih bernama okonomiyaki. Kabarnya, sajian ini pertama kali muncul pada masa perang dunia ke II.
Kata okonomiyaki sendiri berasal dari 'okonomi' yang berarti 'apa yang Anda suka' dan 'yaki' yang berarti 'dimasak' atau 'dipanggang.' Umumnya okonomiyaki dibuat dari adonan tepung yang dicampur dengan air kaldu.
Isiannya berupa potongan kubis, daun bawang, acar jahe (beni shoga), daging, gurita, taburan bola-bola gurih renyah (agedama), dan telur.
Dikutip dalam Okonomiyaki World (05/04), terdapat dua jenis okonomiyaki. Jenis pertama adalah gaya Kansai atau Osaka yang semua bahan pembuatannya dicampur dalam adonan lalu dipanggang.
Jenis kedua adalah gaya Hiroshima dimana adonan okonomiyaki dimasak terlebih dahulu seperti pancake lalu ditambahkan topping di atasnya sesuai selera. Gaya ini menggunakan lebih banyak kubis dibanding gaya Osaka.
Sebagai pelengkap, okonomiyaki atau biasa disebut Japanese Pancake atau Japanese Pizza ini diberi saus manis (okonomi sauce), mayonnaise, rumput laut kering, dan katsuobushi yang gurih enak.
Bila ingin menyantapnya, okonomiyaki mudah ditemui di Jakarta. Ada restoran dan gerai-gerai di mall besar yang menjajakannya.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN