Li Guo dan Mats Johansson adalah sosok dibalik perusahaan yang mendesain taplak meja ini. Keduanya mengatakan taplak meja musik berfungsi karena teknologi sensor. Mats yang punya hobi musik bekerja sama dengan Li yang meraih gelar doktor dalam bidang sensor tekstil untuk menciptakan taplak meja musik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan teknologi tekstil membuat taplak meja musik begitu istimewa. βKami menggunakan kain tenun lalu menambahkan kain untuk piano dan struktur tekstil laminasi lainnya untuk drum. Keduanya juga menggunakan kain rajutan. Kami lalu menjahit kain sebagai konektor. Jadi semua teknologi ini begitu kita kenal dalam tekstil, hanya saja sekarang digunakan untuk tujuan hiburan.β
Terdapat beberapa konduktor yang berfungsi sebagai sensor. βJadi ketika Anda memencet salah satunya, Anda berarti mengaktifkan konduktor tersebut,β tambah Li.
Mats mengaku tantangan dalam proyek ini ialah menggabungkan kain yang lembut dengan komponen elektronik yang keras. Keduanya akhirnya mencari cara untuk membuat komponen elektronik lebih ringan dan fleksibel.
Meski sudah bisa menghasilkan musik, Mats dan Li masih terus menyempurnakan taplak meja musik. Li melihat potensi besar dalam mengembangkan teknologi sensor untuk aplikasi lainnya.
βSensor bisa dibuat dari berbagai jenis. Kami juga bekerja dengan sensor yang dapat diregangkan dan elektronik tekstil sehingga bisa mendapat sinyal dari detak jantung manusia. Jadi alat ini bisa dimanfaatkan untuk memonitor kesehatan seseorang di rumah,β tutur Li.
Khusus untuk taplak meja musik, Li yakin proyek ini akan berperan besar dalam pengembangan tekstil di masa depan, khususnya pada area teknologi yang dapat dikenakan. βSaya yakin ke depannya akan ada pakaian yang dapat melacak, mengumpulkan, dan mengirimkan data,β tambahnya.
Bagi Li, menerapkan sensor konduktif untuk pakaian adalah masa depan teknologi portabel. βTiap orang punya jam tangan, tapi mungkin tidak dipakai setiap hari. Namun seseorang akan selalu memakai pakaian,β pungkasnya.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN