Mampir ke Pampanga, Jangan Lupa Cicipi 12 Sajian Unik Ini! (1)

Maya Safira - detikFood Sabtu, 12 Mar 2016 14:04 WIB
Foto: Narjay Calinao/Tourism Promotion Board Philippines
Jakarta -

Pampanga dikenal sebagai pusat kuliner Filipina. Di sini ada berbagai sajian unik, mulai dari olahan kerbau hingga serangga.

Bila mencari makanan otentik Filipina, mampirlah ke Provinsi Pampanga yang berjarak sekitar dua jam dari Manila. Wilayah ini banyak disebut sebagai ibukota kuliner Filipina karena banyak ahli masak yang dilatih oleh Spanyol selama masa kolonial. Kemudian mereka menurunkan keahlian kulinernya dari generasi ke generasi.

Oleh sebab itu, ada banyak makanan yang menarik dicoba saat ke kota San Fernando dan Angeles City di Pampanga. Berikut diantaranya.

1. Morcon



Foto: Makansutra

Morcon memiliki bentuk mirip meatloaf atau rolade daging. Di restoran Everybody's Cafe yang sudah berdiri sejak tahun 1950an, menu ini termasuk favorit. Terdiri dari campuran daging babi, chorizo (sosis), telur bebek, dan queso de bola (keju Edam). Kemudian disantap bersama saus kental penuh citarasa. Pembuatan sajian ini memakan waktu 6 jam.

2. Betute Tugak



Foto: Everybody's Cafe/Facebook

Tugak berarti kodok dalam bahasa Kapampangan. Biasanya kodok yang dipakai untuk sajian memang sudah diternakkan. Berbeda dengan hidangan kodok biasa, Betute Tugak diisi dengan daging cincang dan digoreng. Everybody's Cafe termasuk salah satu yang menyediakannya.

3. Tamales

Foto: Detikfood

Tamales atau Boboto sajian khas lainnya dari Pampanga. Mendapat pengaruh dari Spanyol. Sajian terbuat dari gerusan beras ketan, santan dan aneka topping seperti daging atau kacang. Kemudian dikukus dengan daun pisang. Banyak dikonsumsi sebagai menu sarapan atau camilan.

4. Sisig



Foto: Narjay Calinao/Tourism Promotion Board Philippines

Hidangan nasional Sisig menjadi andalan Angeles City. Sebab Lucia Cunanan atau Aling Lucing meracik hidangan itu di sana untuk pertama kalinya. Sisig terbuat dari potongan bagian muka babi yang dimasak bersama jus kalamansi, hati ayam, bawang bombay, dan cabai. Kemudian disajikan menggunakan hot plate. Untuk mencobanya, rumah makan Aling Lucing's masih menyediakan sisig bercitarasa otentik.

5. Buro



Foto: Detikfood

Buro merupakan nasi yang difermentasi bersama udang selama beberapa minggu. Rasanya pun asam khas fermentasi. Dapat disantap bersama sayuran dan ikan goreng. Cafe Fleur milik Chef Sau del Rosario menyediakan buro dengan sentuhan modern. Ia membuat buro dengan nasi yang difermentasi 16 minggu. Kemudian pelengkapnya ada ikan lele (hito) goreng, telur rebus, bawang bombay, tomat dan kucai yang dibalut daun mustard (mustasa).

6. Adobong Camaro



Foto: Narjay Calinao/Tourism Promotion Board Philippines

Hidangan eksotis lainnya dari Kapampangan adalah Adobong Camaro. Berupa serangga camaro (mole cricket) yang dimasak gaya adobo bersama tomat, cuka, dan bawang bombay sampai agak renyah. Everbody's Cafe terkenal akan sajian ini.

(msa/odi)