Sloppy Joe yang populer di Amerika ternyata berasal dari Kuba. Meskipun mojito berasal dari Kuba, tetapi orang Kuba tak suka minum mojito. Kuliner Kuba juga punya beberapa fakta yang menarik.
5. Daging sapi langka
Foto: Thinkstock
Jika dilihat dari sejarah, daging sapi mulai langka karena di tahun 90-an Rusia berhenti mendukung ekonomi Kuba. Keadaan pun semakin buruk dan banyak sapi yang menghilang dari peredaran. Populasi sapi menurun drastis, dari 10 sapi untuk 1 orang hingga 1 sapi untuk 100 orang!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6. Tiap daerah punya hidangan unik
Foto: Thinkstock
Jika beranjak ke daerah timur Kuba, hidangannya berbeda rasa dan penampilan. Beda dengan Havana sebagai ibukota Kuba, Camaguey punya hidangan yang rata-rata lebih kuat aroma dan rasanya. Rasa dan aroma ini terjadi karena pengaruh dari bahan seperti minyak kelapa, santan, palmheart, dan kakao.
7. Sloppy Joe
Foto: Thinkstock
Sloppy Joe sekarang lebih terkenal di Amerika Serikat karena kelezatannya. Padahal dahulu, sandwich ini pertama kali hadir di sebuah bar di Havana pada tahun 1930-an. Sloppy Joe sendiri adalah sandwich dengan daging cincang, caper, dan buah zaitun.
Dulu, bahan-bahan ini sampai diekspor ke sebuah bar bernama the Silver Slipper yang sekarang bernama Sloppy Joe di Amerika Serikat. Namun, sandwich-nya lebih manis karena minim bumbu asli Kuba. Sloppy Joe's Havana Bar pun kembali buka di tahun 2013 setelah tutup selama hampir 50 tahun di Havana untuk siapapun yang ingin merasakan bagaimana rasa asli Sloppy Joe's.
8. Mojito
Foto: Thinkstock
Dulunya, mojito ditemukan oleh seorang petani gula yang ingin menutupi rasa tak enak rum murah yang hanya mampu mereka beli. Karenanya, minuman ini pun terkesan menjadi minuman untuk orang kalangan bawah.
Orang Kuba kini mulai meninggalkan mojito. Karenanya di Kuba jarang ditemukan mojito. Orang Kuba lebih senang menikmati kopi, bourbon, atau daiquiri.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN