Tahun Baru Lunar biasa identik dengan perayaan masyarakat China. Padahal negara lain seperti Korea juga merayakan tahun baru ini.
Â
Tahun Baru Lunar menjadi waktu tepat berkumpul dengan keluarga dan kerabat. Namun tiap negara punya cara sendiri dalam merayakan tahun baru ini. SBS Australia merangkum perayaan Tahun Baru Lunar di 5 negara.
Â
1. Vietnam
Tahun Baru Vietnam dikenal dengan sebutan Tet. Ini menjadi salah satu perayaan sakral bagi warga Vietnam. Dengan petunjuk kalender lunar, Tet biasa dirayakan antara akhir Januari atau awal Februari. Umumnya sama dengan Tahun Baru China, jatuh tanggal 8 Februari untuk tahun ini.
Â
Tet menjadi waktu tepat berkumpul dengan keluarga sambil memberi penghormatan pada nenek moyang. Harapan untuk keberuntungan dan awal baik di tahun baru disimbolkan dengan makanan Mam Ngu Qua (nampan lima jenis buah), bunga dan tanaman (peach flower). Ini bisa ditemukan di rumah, pasar dan toko-toko.
Â
Perayaan biasa berlangsung 3 hari namun bisa berlanjut sampai seminggu. Saat ini, orang akan minum-minum dan menyantap berbagai makanan. Seperti mut (manisan buah), banh chung (sticky rice cake persegi berisi kacang-kacangan dan daging babi) dan cahn mang luoi heo (sup rebung dan lidah babi).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
2. Korea
Tahun Baru Lunar dikenal dengan sebutan Seollal di Korea. Dalam momen ini dilakukan penghormatan bagi nenek moyang. Seollal juga jadi waktu tepat berkumpul dengan keluarga dan teman lama.
Lebih dari itu, Seollal memberi kesempatan dalam menghargai tradisi budaya dan kuliner Korea. Kerap kali orang memakai Hanbok (pakaian tradisional korea), melaksanakan ritual bagi leluhur, bermain game tradisional dan mendengar kisah rakyat kuno.
Untuk makanan, ada beberapa yang jadi khas Seollal. Antara lain tteokguk (sup rice cake), galbi jjim (braised short ribs) dan jeon (pancake Korea).
Â
3. China
Tahun Baru Lunar di China menjadi momen paling signifikan dalam menghormati leluhur dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Makan malam saat malam Tahun Baru di rumah dianggap menjadi makanan paling penting dalam satu tahun.
Â
Jutaan orang berusaha sampai di rumah sebelum makan malam. Sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas yang sangat tinggi di seluruh China. Sampai disebut migrasi manusia tahunan terbesar di dunia.
Â
Makanan memakainkan peran penting dalam menghubungkan tiap orang. Sekaligus untuk bersantai dan menjadi penghargaan akan kerja keras setahun. Biasanya tersaji dumpling, hidangan ikan, lumpia dan nian gao (kue keranjang).
Â
4. Kamboja
Di Kamboja, Tahun Baru Lunar tidak menjadi libur nasional. Tapi banyak warga Kamboja, terutama keturunan China, yang merayakannya.
Â
Sama seperti di China, saat malam tahun baru mereka akan memasak banyak makanan China tradisional. Ini dilakukan untuk ritual leluhur kemudian dilanjutkan dengan makan malam keluarga besar.
Secara tradisional, meja dipenuhi aneka buah. Paling penting adalah jenis jeruk yang dikenal dengan sebutan khwik. Hidangan lainnya seperti sup, makanan goreng, ayam atau bebek, olahan daging babi, cumi kering, dan telur rebus. Dilengkapi rice wine dan minuman lainnya. Setelah berdoa untuk leluhur, seluruh keluarga menyantap hidangan.
5.Filipina
Tahun Baru Lunar dulunya hanya dirayakan warga Filipina keturunan China. Kini dalam populasi umum ada perkembangan ritual. Seperti memberikan moon cake dan rice cake Tahun Baru (nian gao) yang disebut tikoy di Filipina.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN