Menyiapkan Peralatan Makan untuk Imlek Juga Ada Aturannya

Sajian Istimewa Tahun Monyet

Menyiapkan Peralatan Makan untuk Imlek Juga Ada Aturannya

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Kamis, 04 Feb 2016 18:14 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makanan yang enak dan simbolik juga harus ditata dalam wadah yang menarik. Perlengkapan untuk makanan imlek juga harus mengikuti aturan tertentu.

Warna emas dan merah menjadi warna wajib untuk peralatan makan dan hiasan meja. Demikian juga beberapa hal ini sangat diperhatikan dalam menata hidangan imlek.

1. Piring dan wadah



Wadah yang digunakan pada hidangan Imlek biasanya keramik dengan hiasan berwarna merah. Hal ini punya makna yang dalam, antara lain adalah harapan keluarga di rumah tersebut untuk mendapatkan berkat dan umur yang panjang.

Ada juga yang memilih wadah dengan warna biru dan putih, biasanya bergambar ornamen atau ikan. Tampilan ini dipilih untuk yang menginginkan kesan elegan. Selain itu, ada pola bunga berwarna pink yang cantik, atau motif ikan koi yang melambangkan kehidupan.

2. Kukusan



Selain piring dan mangkuk bercorak, juga disiapkan klakat atau kukusan. Selain cocok untuk memasak berbagai hidangan, kukusan juga mempengaruhi rasa makanan. Biasanya orang Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar lebih menyukai kukusan yang terbuat dari aluminum karena cepat menghantarkan panas.

Orang China lebih menyukai kukusan stainless steel karena mereka makanan akan lebih sehat jika menggunakan bahan ini. Tapi, ada juga orang China yang menggunakan kukusan dari bambu. Mereka percaya bambu bisa membuat rasa makana lebih enak, karena bambu sendiri berasal dari alam.

3. Pisau
Ada pula kepercayaan yang mengharuskan membuang pisau selama masa imlek. Hal ini karena pisau dipercaya punya makna dapat 'memotong' rejeki dan kesempatan baik untuk orang di rumah. Ini juga diterapkan dalam makanan, bahwa ikan dan ayam yang disajikan juga harus utuh, tak boleh terpotong.

4. Dekorasi
Ornamen warna merah dan emas wajib ada di dalam rumah. Warna merah biasanya berasal dari pohon plum asli atau plastik, dan warna keemasan dari buah-buahan. Warna oranye dan emas melambang rejeki berlimpah.

Manisan dan buah-buahan akan ditata rapi di dalam mangkuk atau wadah bercorak khusus. Kemudian, buah dan manisan ini akan diletakkan pada tempat yang mudah terlihat, seperti di atas meja.

5. Pantang pecahkan barang



Jika semua hidangan telah tertata, ada satu hal lagi yang harus diperhatikan orang yang merayakan Imlek. Dianjurkan tidak memecahkan peralatan seperti piring, mangkuk, gelas, atau wadah makanan lain. Karena, hal ini bisa menjadi pertanda buruk pada keluarga. Pecahnya piring saat hari raya Imlek dipercaya bisa mengakibatkan surutnya keadaan ekonomi keluarga. Jika hal itu terjadi, seseorang harus cepat-cepat mengucapkan β€œSui sui ping an”, yang berarti β€˜semoga selamat di tahun baru ini’.

(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads