Konsumsi wine terus meningkat karena semakin banyak penggemarnya. Bahkan, telah banyak pihak yang khawatir jika wine akan menjadi minuman langka karena pembuatan wine membutuhkan waktu yang lama. Seperti dilansir dari Thrillist (02/02), beberapa negara di dunia punya cara sendiri untuk menikmati minuman ini.
1. Sejak lahir
Foto: Thinkstock
Wine yang mengandung alkohol tak asing lagi bagi orang Prancis. Orang Prancis bahkan memberikannya untuk anak yang baru lahir. Di daerah Champagne, wine diberikan sebelum anak tersebut mencicipi ASI.
Wine yang mereka berikan untuk anak-anak mereka adalah wine berwarna pink yang sedikit berbuih. Mereka memperkenalkan wine sejak dini karena para orang tua ingin agar anak-anak mereka bisa membedakan ragam wine jika sudah besar nanti.
2. Mencampur dengan cola
Foto: Thinkstock
Jika orang Prancis suka menikmati wine murni, lain halnya dengan orang Spanyol. Negara ini terkenal banyak memproduksi wine dan sparkling wine seperti anggur putih frizzante yang disebut Cava. Minuman ini dicampur lagi dengan soda atau gaseosa dengan rasa lemon atau cola.
Cara orang Spanyol menikmati wine juga unik, ada yang namanya porron, botijo, dan bota de vino. Porron adalah wadah kaca dengan corong panjang. Botijo mirip dengan kendi bercorong pendek dan terbuat dari tanah liar, serta bota de vino adalah kantung berbentuk lengkungan dari kulit.
Ada juga sangria, minuman perayaan dari Spanyol yang mengandung red wine, potongan buah, gula, dan brandy. Rasanya mirip punch.
3. Untuk acara formal
Foto: Thinkstock
Di Georgia, wine akan hadir pada setiap perhelatan yang formal. Mereka senang untuk mengadakan wine toastmasters sambil bersenang-senang. Acara wine toast ini disebut dengan tamadas. Budaya tamadas ini sudah mendarah daging bagi orang Georgia dan sudah ada sekitar 150 jenis tamadas yang pernah ada di Georgia.
4. Elegan
Foto: Thinkstock
Sepertinya Austria punya cara yang elegan untuk menikmati wine khas daerahnya. Gluhwein, adalah minuman dengan campuran wine, lemon, batang kayumanis, cengkih, pekak, dan rempah lainnya. Bahkan ada juga yang menambahkan vanilla dan rum agar rasanya lebih kaya. Budaya menyesap gluhwein ini sudah mereka lakukan sejak tahun 1800-an. Apalagi, saat dimana Austria sedang dingin-dinginnya.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN