Jaringan Waralaba Fast Food Amerika Sibuk Persiapkan Desain Baru

Jaringan Waralaba Fast Food Amerika Sibuk Persiapkan Desain Baru

Christina Ambarrita - detikFood
Selasa, 02 Feb 2016 11:45 WIB
Foto: Business Insider
Jakarta - Membuat menu baru sudah biasa bagi jaringan resto fast food. Kini mereka sedang sibuk mengganti desain gerai hingga tampil lebih modern, elegan dan ​segar.

​Menurut​ Business Insider (31/1), mereka tengah mengupayakan untuk mengubah persepsi konsumen ​tentang fast food.​ Gerai-gerai tersebut nantinya hadir dengan konsep yang lebih bersih, ​segar​, dan modern.

KFC di akan hadir dengan konsep baru. Ilustrasi Kolonel Sanders ditampilkan dengan konsep centric-design. Pada ​akhir 2017, desain ini akan diterapkan pada 4.500 gerainya di Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan di tahun 2015, Arby’s telah selesai melakukan remodeling pada 179 gerainya. Remodeling yang dilakukan Arby’s ternyata mampu meningkatkan angka penjualan.



Lain halnya dengan Panera. Kendati juga melakukan desain ulang, toko roti ini mengusung konsep tech-centric dalam desain ulang yang dilakukan pada setiap gerainya. Panera mengungkapkan jika konsep terbarunya ini akan ​dilengkapi​ atribut baru seperti cutting lines dan wait times, sehingga mengurangi kesalahan saat memesan makanan.

Jika dilihat dari sisi estetika, desain ulang yang dilakukan ketiganya tetap ingin mengusung konsep utama masing-masing gerai. Seperti KFC dan Arby’s yang tetap menekankan sisi “bold” dan “bright." K​edua konsep ini ingin mendobrak stereotip negatif tentang fast food yang membosankan dan kotor.

Selain menekankan unsur modern, gerai-gerai fast food ini juga ingin memunculkan sisi ​au​tentik sehingga pengunjung larut dalam nostalgia. Ingin tampil berbeda, KFC mengusung konsep semi-shrine, sedangkan Arby’s memilih ornamen kayu untuk menambah suasana ​au​tentik.

Konsep highlighting atau menyorot proses penyajian makanan juga tengah menjadi tren internasional. Di Jepang, McDonald​'s​ melakukan perombakan pada gerainya. Mereka Menerapkan desain open-kitchen untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terutama setelah isu ditemukannya gigi manusia dan plastik pada makanan. Raksasa fast food ini juga tengah mempersiapkan gerai barunya berkonsep open kitchen di Hong Kong.

Selain McDonald'​s, Arby’s juga menambahkan konsep open-kitchen di gerai terbarunya. Hal ini memang dilakukan beberapa ​perusahaan ​fast food untuk memerangi reputasi negatif​.​ ​S​alah satunya untuk menepis rumor penyajian makanan yang mencurigakan.



Dalam pemanfaatan teknologi, beberapa restoran cenderung tidak berfokus dengan desain dan lebih mengutamakan fungsinya.​ Hal ini ​terlihat pada pemakaian komputer​ tablet ​oleh ​McDonald’s, Panera, dan Chili’s. Namun kini Panera mengenalkan peralatan layar sentuh terbarunya, Panera 2.0. Seiring digunakannya inovasi ini, seisi restoran pun terasa berbeda.

Dengan diusungnya banyak konsep baru baik dari segi interior maupun teknologi, konsep “fast food” sekarang bukan sekadar bermakna cepat saji. Lebih dari itu, para
​pengelola ​restoran fast food berlomba-lomba memberikan makna baru semacam “fast casual”, atau bahkan “fast crafted” pada restoran mereka.

​Karenanya​ tahun ini dapat diprediksi jika konsep natural dipadukan dengan konsep hi-tech akan populer. Ju​ga dengan konsep open kitchen yang semakin disukai oleh banyak restoran fast food.

(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads