Pemerintah dan masyarakat Saudi Arabia mengharamkan segala minuman beralkohol. Tapi, serorang pria tetap berusaha menyelundupkan liquor dengan caranya sendiri.
Di Saudi Arabia, siapapun yang kedapatan membawa atau mengonsumsi minuman
beralkohol diganjar hukuman berat. Berupa hukuman cambuk atau tahanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik jubah ini, ia bahkan menempelkan minuman tersebut dengan perekat pada pakaian dalam dan kakinya.
Ditangkap selagi dalam perjalanan pulang dari Bahrain, petugas mencurigainya karena mendengar bunyi dentingan seperti dua botol kaca yang beradu. Mereka pun mencurigai adanya botol minuman keras yang dicoba diselundupkan.
Ia ketahuan membebat botol-botol alkohol tersebut dengan lakban di kaki, paha, dan bagian belakang bokongnya, lalu menutupinya dengan jubah putih.
Tahun lalu, teknik yang hampir sama juga dipakai oleh seorang pria yang juga berusaha menyembunyikan 12 botol liquor. Namun bedanya, ia memakai celana yang telah didesain dengan banyak kantung. Alhasil, petugas bea cukai jadi curiga karena melihat pria ini berjalan dengan cara yang aneh. Pria ini juga ditangkap saat ia kembali dari Saudi Arabia ke Bahrain.
Tak hanya sebagian kecil minuman beralkohol yang mereka selundupkan di dalam pakaian. Minggu lalu bahkan petugas bea cukai menemukan pengiriman ilegal liquor dari Bahrain yang terdiri dari 415 botol yang tersebar di berbagai kendaraan. Ada juga 831 liter liquor yang sengaja ditaruh di dalam tangki bahan bakar, agar tidak mencurigakan.
Selain penyelundupan dari luar. orang-orang di Saudi Arabia juga tak kehabisan akal agar bisa menikmati minuman terlarang ini. Mereka bahkan ada yang membuat wine sendiri. Tak sedikit juga dari mereka yang pernah tertangkap saat membuat atau menikmatinya.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN