Pastry Klasik Prancis Hadir Kembali dengan Sentuhan Baru

Kiblat Pastry Tahun 2016

Pastry Klasik Prancis Hadir Kembali dengan Sentuhan Baru

Maya Safira - detikFood
Jumat, 29 Jan 2016 15:51 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Beragam jenis pastry klasik khas Prancis sudah dikenal luas. Kini beberapa diantaranya kembali menjadi sorotan.

Sudah lama Prancis dikenal sebagai pusat pastry dunia. Sehingga negara ini punya sederet pastry klasik populer. Seperti canele, eclair, macaron, financier dan lainnya.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring perkembangan tren, pastry klasik Prancis ikut mendapat sentuhan baru. Baik dari segi isian maupun tampilan luarnya. Bisa dilihat dari keunikan pastry yang ada saat ini.

Menurut Chef Kim Pangestu, Pastry Chef Nomz Jakarta, saat ini di Prancis belum ada sesuatu yang benar-benar baru.

"Mereka (orang Prancis) lebih menghidupkan kembali kue-kue tradisional. Seperti pastry klasik diulang kembali dengan citarasa baru dan sangat menarik," ujar chef lulusan Le Cordon Bleu Sydney kepada Detikfood (27/01).

Hal serupa juga diakui Executive Pastry Chef Hotel Pullman Jakarta, Gerald A. Maridet. Bahkan menurutnya seluruh pastry Prancis klasik kembali lagi saat ini.

"Citarasanya tetap klasik tapi visual dan presentasinya telah diperbaharui. Menyegarkan kembali mata kita dan memuntir cara presentasinya," ujar pria asal Lyon ini.

Chef Gerald menyebut tampilan pastry kini nampak lebih penting. Namun baginya rasa tetap nomor satu dan tampilan visual akan mengikuti hasil kreasi.

Mengenai jenisnya, Chef Kim Pangestu mencontohkan St. Honore cake. Ia menyebut pastry tersebut hadir lagi dengan rasa baru dan sentuhan unik.



Sedangkan Chef Alexis Gudimard, Pastry Chef di Pullman Jakarta Central Park, menyebut ada beberapa yang kembali tren. Diantaranya eclair, opera, creme brulee, macaron, dan croquembouche.

"Kebanyakan dari pastry itu bisa ditemukan dalam versi asli (klasik) dan sentuhan baru yang kami sering sebut dengan istilah "revisited" pada beberapa menu pastry," jelas chef Alexis.

Kebanyakan toko pastry terbaik atau restoran menawarkan beragam versi dari pastry Prancis klasik.

Dominique Ansel, Pastry Chef terkenal yang membuat kreasi cronut, memberikan pendapatnya juga terkait perubahan pastry klasik.



"Saya rasa teknik Prancis selalu menjadi akar dari seluruh pastry. Sebelum Anda bisa beradaptasi atau mengubah sesuatu (pastry), tetap harus memahami dasarnya," ucap pemilik Dominique Ansel Bakery ini pada Detikfood melalui email.

Ia sendiri banyak berkontribusi terhadap kreasi baru pastry klasik Prancis. Mulai dari Cronut yang memakai croissant, DKA yang merubah Kouign Amman, hingga kreasi Paris-Tokyo yang berasal dari pastry klasik Paris-Brest.

(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads