Teh dan kopi berasal dari tanaman berbeda. Teh (camellia sinensis) merupakan tanaman yang dipetik daunnya untuk dijadikan minuman. Sedangkan kopi (coffea) berasal dari bijinya yang disangrai, dihaluskan dan diseduh.
Kulit buah kopi tengah dikembangkan menjadi minuman hybrid serupa teh. Dilansir dari Telegraph (13/1), minuman ini dinamakan ‘cascara’ yang dalam bahasa Spanyol artinya ‘kulit’. Cascara dibuat dari kulit luar biji kopi.Kulit yang dikumpulkan berasal dari kulit yang telah terkelupas dari biji kopi. Setelah kulit terkumpul, cascara ini dijemur sebelum akhirnya dikemas dan dipasarkan.
Berbeda dari teh maupun kopi, cascara memiliki rasa yang fruity. Perpaduan aroma mawar, ceri, kismis, mangga, dan bahkan tembakau menyatu dalam seduhan cascara.
Racikan cascara ditemukan oleh Aida Batlle, seorang pengusaha kopi asal El Salvador, yang mengungkapkan jika cascara ditemukannya secara tidak sengaja setelah ia mencium aroma biji buah tersebut.
“Saya hanya memungutnya, lalu membersihkannya dan menyeduhnya dengan air panas. Saya penasaran dengan hasilnya," tuturnya kepada NPR.
“Kemudian saya panggil salah satu pelanggan saya, dan saya minta untuk mencicipi sampel minuman yang saya buat.”
Biasanya daging buah kopi dibuang begitu saja atau dijadikan pupuk kompos. Peter Giuliano, dari Specialty Coffe Association of America, mengungkapkan
bahwa sudah sejak lama membuang daging buahnya. Padahal rasanya sangat lezat.
Pemilik 44 North Coffe Roasters di Maine, Megan Wood dan Melissa Raftery mulai menjual Cascara sejak mereka mencicip minuman tersebut dalam rangkaian coffee tour di Portland beberapa tahun silam. “Cascara termasuk buah tropis, sejenis buah-buahan beri yang bisa dijadikan kopi. Tentu ini bukan teh, 100% kopi. Namun aromanya seperti teh herbal,” ujarnya.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN