Ada berbagai cara untuk membuat jus untuk detoks. Baik dari pemilihan bahan maupun pengolahannya. Konsultan gizi, Andang W. Gunawan, ND membagikan tips membuat jus buah atau sayuran dalam bukunya "Diet Detoks: Cara Ampuh Menguras Racun Tubuh."
1. Cuci bersih
Awali proses pembuatan jus dengan merendam atau mencuci sayuran dan buah. Terutama pada jenis sayuran atau buah non organik yang mungkin terdapat pestisida. Sayuran dan buah dapat dicuci memakai larutan cuka apel (2 liter air ditambah 2 sdm cuka apel) atau larutan khusus pencuci buah atau sayur.
2. Buat sesaat sebelum konsumsi
Jus buah atau sayuran bisa berubah warna dalam waktu 20 menit karena adanya oksidasi. Hal ini menjadi penanda bahwa kandungan gizi dalam buah atau sayuran sudah menurun. Untuk itu, sebaiknya buat jus sesaat sebelum konsumsi. Jus juga jangan disimpan supaya manfaat bagi kesehatannya lebih maksimal.
3. Tidak diproses terlalu halus
Andang menyarankan jus sayuran dan jus buah dikunyah saat konsumsi. Sebab jus tersebut bukanlah minuman, melainkan makanan. Gerakan mengunyah diperlukan untuk merangsang keluarnya enzim dari kelenjar ludah mulut. Enzim ini menghaluskan makanan secara kimiawi.
Apabila jus terlalu cepat diminum, maka bisa menyebabkan kembung. Sebab proses pencernaan yang seharusnya terjadi di mulut berjalan tidak maksimal, ungkap wanita yang menempuh pendidikan spesialis detoksifikasi bersertifikat dari International School of Detoxification Amerika Serikat.
4. Buat jus buah sesuai musim
Sebaiknya buatlah jus dengan buah atau sayuran sesuai musimnya. Sebab sayuran atau buah yang sedang musim secara alami punya nutrisi yang tinggi. Andang mencontohkan sayuran yang tumbuh di musim panas seperti daun selada bokor punya efek mendinginkan. Konsumsinya bisa membantu tubuh segar di cuaca terik.
5. Jus hijau
Jus hijau atau green juice banyak juga dikonsumsi saat detoks. Minuman ini terbuat dari campuran sayuran berwarna hijau. Menurut Andang, kandungan klorofil yang tinggi bisa berefek "berat" pada tubuh.
Untuk itu, bagi pemula sebaiknya coba dulu minum jus sayuran dari wortel, seledri atau mentimun. Baru kemudian latih minum jus hijau dalam takaran sedikit. Setelah biasa, baru bisa menambah takaran jus hijau. Andang menyarankan porsi jus hijau tidak lebih dari seperempat bagian total jus yang diminum dalam sehari.
6. Penambah rasa alami
Terkadang rasa jus buah atau sayuran kurang nikmat di lidah. Coba tambahkan rasa atau aroma alami pada jus. Misalnya mint, daun jeruk, serai atau jahe. Sedangkan rasa manis pada jus bisa memakai pemanis alami yang bernutrisi. Termasuk buah kering seperti kurma atau kismis.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN