Dilansir dari NPR (31/12), beberapa produsen telur terbesar di Amerika Serikat (AS) berkomitmen memasok 100% telur cage-free. “Menggunakan telur dari ayam yang dikurung telah menjadi isu sosial yang dibicarakan banyak perusahaan makanan pada tahun 2015. Wacana penggunaan telur cage-free pun sebenarnya sudah ada sejak 10-12 tahun terakhir,” ujar Matthew Prescott, Direktur Kebijakan Pangan untuk Humane Society yang telah lama mendorong produsen dan pembeli beralih pada telur cage-free.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istilah cage-free sendiri merujuk pada perlakuan pada ayam petelur dengan lebih baik. Ayam memiliki lebih banyak ruang dan sarang untuk bertelur. Chad Gregory, Presiden asosiasi industri United Egg Producers, mengakui sistem cage-free tidak seseram sistem peternakan konvensional.
Sementara itu, Presscott menyusun daftar perusahaan yang berkomitmen menggunakan telur cage-free untuk seluruh produknya. Inilah perusahaan tersebut:
- Nestle
- General Mills
- Costco
- Dunkin' Donuts
- Jack in the Box
- Starbucks
- Subway
- Arby's
- Einstein Bros. Bagels
- Caribou Coffee
- Peet's Coffee
- Shake Shack
- Compass Group (perusahaan jasa makanan terbesar di AS)
- Aramark (perusahaan jasa makanan terbesar kedua)
- Sodexo (perusahaan jasa makanan terbesar ketiga)
- Carnival Corp (pelayaran kapal terbesar di AS)
- Royal Caribbean (pelayaran kapal cruise terbesar kedua)
- Flowers Foods (perusahaan baking)
- Michael Foods (pemasok telur olahan terbesar di AS)
- Grupo Bimbo (perusahaan baking terbesar dunia)
- Rose Acre Farms (produsen telur terbesar kedua di AS)
- Rembrandt Foods (produsen telur terbesar ketiga)
Dari daftar di atas, tidak terlihat adanya supermarket besar seperti Target, Safeway, dan Walmart. “Mereka adalah batas akhir dalam isu ini,” ujar Prescott.
Menurutnya, supermarket tidak punya lagi alasan mengelak penggunaan telur cage-free karena pemasok telur terbesar AS pun sudah beralih ke sana.
“Kami tidak tahu produsen mana yang tidak ingin menggunakan telur cage-free. Rasanya ini hanya masalah waktu hingga tiap pengecer tidak lagi menjual telur ayam konvensional,” pungkas Prescott.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN