Berada di Gravitasi Nol, Ini Sajian Natal yang Dinikmati Para Astronot di Luar Angkasa

Berada di Gravitasi Nol, Ini Sajian Natal yang Dinikmati Para Astronot di Luar Angkasa

Lusiana Mustinda - detikFood
Minggu, 27 Des 2015 11:08 WIB
Foto: Fox News / The Independent
Jakarta - Biasanya perayaan Natal identik dengan makan kalkun bersama keluarga di meja makan. Tapi para astronot di International Space Station (ISS) menikmati sajian ​n​atal dengan cara penyajian yang berbeda.

Astronot Amerika Timothy Kopra, astronot Inggris Tim Peake dan Kosmonot Rusia Yuri Malenchenko bergabung dengan komandan Scott Kelly dan insinyur penerbangan Mikhail Kornienko Rusia dan Sergey Volkov untuk melakukan ekspedisi 46 selama 2 minggu.

Untuk merayakan Hari Natal, astronot diberikan beberapa waktu istirahat dari tugas normalnya. Namun, mengingat keterbatasan gerak di ruang angkasa, tidak mungkin untuk menikmati kalkun panggang dengan isian sayuran yang gurih segar layaknya di rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang dilansir dalam Fox News (23/12), Vickie Clories, selaku manajer sistem makanan laboratorium NASA mengatakan, makan malam Natal sama seperti kebanyakan orang di bumi yaitu kalkun, cornbread with dressing, candied yams (manisan ubi), green bean with mushroom, cherry blueberry cobbler dengan bumbu apel. 



Akan tetapi bahan makanan ini disajikan sedikit berbeda, karena ISS berada ditempat gravitasi nol dan makanan harus bertahan selama berbulan-bulan tanpa pendingin. Ini berarti item bahan berbahaya seperti garam dan merica tersedia hanya dalam bentuk cair dan jenisnya harus iradiasi, thermostabilized serta beku kering.

Makan malamnya berbentuk kaleng​an​ atau kantong. Kalkun iradiasi ditaruh dalam kantong​ aluminium​ foil tertutup, kentang tumbuk, cornbread dan green bean with mushroom dalam bentuk beku kering dan candied yams (manisan ubi) serta cherry blueberry cobbler dibuat thermostabilized.

Sebelum dikonsumsi, astronot menempatkan kantong iradiasi dan makanan beku kering dengan diisi air panas dan direhidrasi, ini membutuhkan proses beberapa detik. Sedangkan Thermostabilized disiapkan lebih cepat, cukup membuka kantong dan langsung menikmatinya.



Para astronot boleh saja membawa makanan segar seperti koktail udang atau ​'mac and cheese' dengan daging sapi ataupun sayuran serta buah segar, akan tetapi mereka harus mengonsumsinya di hari pertama sebelum kemudian makanan ini membusuk.

Menurut The Independent (24/12), berada di gravitasi nol dapat melemahkan tulang astronot sehingga makanan yang terlalu asin dapat memperburuk masalah ini.

Banyak dari mereka yang mengatakan rasa makanan menjadi 'tumpul' di ruang angkasa dan sajian Natal klasik justru terasa kurang menarik. Sangat berbeda jauh dengan sajian Natal keluarga. 



Dalam video dengan judul 'Happy Holidays from The International Space Station' Kopra, Kelly dan Peake mengatakan “Natal adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan teman. Meskipun kita tidak bisa merayakannya tahun ini, tapi kami akan mengorbit bumi 16 kali pada ​h​ari Natal dan akan memberikan informasi untuk orang-orang nanti sesampainya di bumi.”

(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads