Ditemui detikFood beberapa waktu lalu, Konsultan Bakery Haryanto Makmoer dan Pastry Chef Yongki Gunawan memberi pandangannya mengenai ragam cake Natal.
Haryanto mengatakan tidak ada tren khusus untuk kue Natal. "Kalau di Jakarta, tren kue Natal selalu universal. Semua bisa dibuat jadi tren, tinggal kita sekarang mau menonjolkan apa," ujar pria kelahiran Surabaya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dibanding dengan fruit cake a la barat, fruit cake ini gengsinya kalah sehingga tidak populer," demikian komentarnya.
Untuk pilihan cake Natal praktis, pria yang juga menjadi Technical Service Manager PT. Sinar Meadow International Indonesia ini menyarankan Chiffone Cake.
"Warnanya bisa bermacam-macam. Untuk Natal, misalnya, chiffone cake hijau diberi topping buah strawberry, cranberry, atau buah warna merah lainnya. Taburi gula halus agar penampilannya berbeda," sarannya.
Ada juga cookies yang pasti disukai semua anggota keluarga, termasuk anak-anak. Adonan cookies dipadukan dengan chocolate chips, ceri merah, ceri hijau, dan kacang mede/almond. Teknik pemanggangan yang tepat menghasilkan cookies dengan tekstur renyah garing di luar dan empuk lembut di dalamnya.
Sementara itu, Pastry Chef Yongki Gunawan menuturkan aneka cake klasik sebenarnya bisa kembali disuguhkan saat Natal. Asalkan diberi sentuhan berbeda.
"Contohnya sekarang banyak dijual fruit cake jadi. Nah, bagi yang ingin praktis bisa membelinya lalu mengemas cake dengan pita atau hiasan Natal lain."
"Begitu juga dengan Black Forest Cake. Bentuknya ya Black Forest biasa tetapi dikasih hiasan Natal di tengahnya, maka cake tampil berbeda. Tinggal pilih cake-nya mau apa," ujar pria yang akrab disapa Yongki ini.
Yongki menyarankan cake lapis dan hollmann cake sebagai pilihan cake Natal praktis. "Keduanya sudah terkenal di kalangan ibu-ibu. Ini asli Indonesia. Rasanya ada pandan, vanilla, mangga, dan lain-lain," pungkas pria bermata sipit ini.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN