10 Hal Ini Dilakukan Restoran untuk Mengikuti Tren Industri Makanan (1)

Tren Makanan dan Minuman 2016

10 Hal Ini Dilakukan Restoran untuk Mengikuti Tren Industri Makanan (1)

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Selasa, 15 Des 2015 13:59 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Prediksi tren makanan dan minuman tahun depan sudah mulai bermunculan. Tren tersebut turut mempengaruhi operasional pelaku industri makanan dan​ restoran.

Revolusi sistem layan antar, misalnya, membuat beberapa restoran mengaplikasikan teknologi canggih untuk memudahkan pengantaran makanan. Seperti dikutip dari Forbes (15/12), hal berikut juga dilakukan restoran untuk m​engikut​i tren, tuntutan atau selera konsumen di tahun mendatang.

1. Saus pedas



Banyak orang akan semakin menyukai makanan pedas. Setelah saus sriracha dari Thailand, para chef dan pemilik restoran mencari jenis saus lain yang dapat memuaskan selera pencinta makanan pedas. Kabarnya ghost pepper dari India, sambal dari Asia Tenggara, gochujang dari Korea, harissa, sumac, dan dukka dari Afrika Utara akan segera tersedia di meja atau menu restoran.

2. Revolusi layan antar



Beberapa aplikasi dan fitur layan antar (delivery) canggih diprediksi terus digemari para konsumen. Para pelaku industri makananpun berlomba-lomba menciptakan layanan ini untuk merebut hari konsumen. Domino Pizza di Inggris, misalnya, mengeluarkan alat pemesanan yang hanya berupa satu tombol. Begitu juga dengan The Don yang menjadi restoran pertama dengan layanan antar via drone.

Sementara itu kian tingginya kesadaran pola hidup sehat membuat beberapa layan antar makanan segar bermunculan di banyak negara.

3. Produk non-GMO



Kecanggihan teknologi membuat para peneliti menciptakan Genetic Modified Organism (GMO) atau produk rekayasa genetika. Bahan makanan seperti tomat atau kedelaipun dibuat versi rekayasa genetikanya untuk mencegah cepat busuk hingga meningkatkan nilai gizinya. Namun banyak masyarakat belum menyetujui hadirnya produk GMO ini terutama soal keamanan untuk dikonsumsi.

4. Manajemen pasokan makanan

Industri makanan kerap dihadapkan pada persoalan rantai pasokan. Mereka berhadapan dengan ketidakstabilan cuaca, biaya besar, serta hama yang mungkin mengganggu alur pasokan makanan. Seperti kelangkaan telur akibat virus flu burung atau kelangkaan jeruk Florida karena masalah cuaca. Di tahun 2016, pelaku industri restoran atau toko bahan makanan siap menginvestasikan dana lebih untuk mengatasi persoalan tersebut.

5. Kesejahteraan pegawai

Para pemilik restoran akan semakin memikirkan kesejahteraan pegawai dengan menaikkan gajinya. Di Amerika Serikat, hal ini dilakukan juga untuk mematuhi peraturan baru mengenai asuransi kesehatan penuh bagi pegawai. Untuk memenuhi kewajiban tersebut, pemilik restoran akan menaikkan harga menu hingga beralih pada teknologi canggih guna meminimalisir penggunaan tenaga manusia.

(adr/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads