Aliran panas dari kopi mendidih bisa perlahan hilang setelah kena udara. Kedua ilmuwan dan desainer ini tak mau menyia-nyiakan panas ini. Mereka lalu mengubahnya menjadi energi baru!
Menurut Sergey Komardekov dan Vihanga Gore, dua orang ilmuwan dan desainer dari Denmark, energi panas air mendidih bisa bermanfaat untuk hal lain. Diantaranya adalah mengisi daya baterai telepon genggam. Berangkat dari ide inilah dua pelajar dari menciptakan Heat Harvest.
Proyek Heat Harvest ini mereka kerjakan dengan membuat sebuah panel berbentuk meja makan. Panel solar bersifat menyimpan panas dari energi yang berada di dekat penampang meja, yang disebut thermoelektrik. Di dalam panel solar ini terdapat sensor sensitif yang bisa menangkap panas dalam ukuran dan bentuk apapun.
Panas tersebut bisa dari wajan panas, hotplate, ketel air, hingga gelas panas. Seperti dari telepon genggam yang ditaruh di atas meja tersebut. Telepon genggam akan otomatis terisi daya baterainya. Selain bisa menghemat energi, aliran panas pun tak terbuang sia-sia.
Ilmuwan dan desainer dari Space10, IKEA, ini bekerjasama dengan Copenhagen School of Interactive Design dalam mewujudkan karya ini. Seperti dilansir Smithsonian (13/12), produk ini sudah selesai dan sebenarnya bisa dipakai langsung oleh masyarakat luas.
Namun, Heat Harvest belum dijual secara umum dalam waktu dekat. Padahal, negara-negara di bagian Eropa sedang membutuhkan teknologi yang bisa diolah kembali.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN