Makanan bernilai tinggi dari bahan sangat berkualitas termasuk makanan spesialti. Sebut saja caviar, truffle dan kopi spesialti. Industri makanan khusus bernilai $109 miliar ini digerakkan oleh inovasi dan produksi skala kecil. Menurut penelitian asosiasi tersebut, ada 50 persen konsumen yang membeli makanan spesialti. Angka tersebut diharapkan akan naik tahun 2016.
Denise Purcell, kepala konten Specialty Food Association mengatakan konsumen akan memilih makanan dan minuman lebih sederhana namun tidak membosankan. Seringkali jenis berkelanjutan dan lokal. Petualangan rasa baru dan kesenangan dalam menikmatinya tetap jadi pilihan konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6. Camilan
Camilan atau snack akan mendapat status baru. Makanan ini jadi pilihan sehat untuk menggantikan makan utama yang menarik bagi pengunjung restoran sendirian, orang tua sibuk maupun anaknya.
7. Kembalinya lemak
Produk tinggi lemak (full-fat) dulunya banyak ditinggal terutama oleh penganut hidup sehat. Kini lemak kembali lagi pada banyak produk. Mulai dari susu, mentega sampai daging merah.
8. Pergeseran kemudahan
Ritel makanan besar dan kecil mencoba cara baru dalam menarik konsumen. Terutama mereka yang mencari kualitas terbaik dalam makanannya dan mau membayar lebih.
9. Supermarket sebagai tempat kesehatan
Diperkirakan makin banyak supermarket yang berperan sebagai pusat kesehatan. Seperti keberadaan ahli gizi sebagai stafnya, tes gula darah dan kelas nutrisi.
10. Makanan Latin
Makanan Latin mulai menarik perhatian. Mulai dari gazpacho sampai hidangan Kuba. Makanan Amerika Latin pun menarik konsumen di food court sampai restoran mewah.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN