Ini 8 Menu Restoran yang Dianggap Chef Dijual Terlalu Mahal (2)

Ini 8 Menu Restoran yang Dianggap Chef Dijual Terlalu Mahal (2)

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Kamis, 10 Des 2015 19:13 WIB
Foto: Thinkstock/Thrillist
Jakarta - Sering kali chef atau pemilik restoran mengklaim penambahan bahan makanan mewah pada menunya. Nyatanya tak semua menu benar-benar dibuat dengan bahan makanan tersebut.

Seperti klaim penambahan daging kobe atau truffle oil yang membuat harga menu biasa melonjak tinggi. Para chef dan pemilik restoran mengungkapkan fakta-fakta terkait hal itu.

5. Truffle



Jamur truffle adalah primadona yang membuat harga hidangan selangit. Selain dikonsumsi langsung, jamur ini juga diolah menjadi truffle oil yang umum ditambahkan pada aneka hidangan. Banyak chef mengaku persentase truffle sungguhan dalam truffle oil sangatlah sedikit. Truffle oil kerap dibuat imitasinya atau diekstrak layaknya vanilla. Namun restoran menjual hidangan dengan truffle atau truffle oil berharga tinggi.

6. Lobster Mac and Cheese



Lobster mac and cheese yang rasanya gurih enak dijual dengah harga mahal. Padalah lobster yang digunakan biasanya berupa lobster bercangkang tebal dengan sedikit daging.

7. Tiram

Tiram yang diolah bersama bahan makanan lain dengan teknik rumit memang wajar jika dijual mahal. Namun restoran kerap kali menjual tiram biasa dengan harga sangat mahal. β€œPadahal mengolah tiram sangat mudah dan tidak memerlukan teknik rumit” ujar seorang chef.

8. Ayam

Beberapa restoran menawarkan menu pembuka (appetizer) berbahan ayam dengan harga mahal. Padahal porsinya hanya sedikit sehingga restoran tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membelinya. β€œKecuali jika ayam disajikan bersama bahan lain yang memang mahal seperti keju,” ujar salah seorang chef.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads