Seperti klaim penambahan daging kobe atau truffle oil yang membuat harga menu biasa melonjak tinggi. Para chef dan pemilik restoran mengungkapkan fakta-fakta terkait hal itu.
5. Truffle
Jamur truffle adalah primadona yang membuat harga hidangan selangit. Selain dikonsumsi langsung, jamur ini juga diolah menjadi truffle oil yang umum ditambahkan pada aneka hidangan. Banyak chef mengaku persentase truffle sungguhan dalam truffle oil sangatlah sedikit. Truffle oil kerap dibuat imitasinya atau diekstrak layaknya vanilla. Namun restoran menjual hidangan dengan truffle atau truffle oil berharga tinggi.
6. Lobster Mac and Cheese
Lobster mac and cheese yang rasanya gurih enak dijual dengah harga mahal. Padalah lobster yang digunakan biasanya berupa lobster bercangkang tebal dengan sedikit daging.
7. Tiram
Tiram yang diolah bersama bahan makanan lain dengan teknik rumit memang wajar jika dijual mahal. Namun restoran kerap kali menjual tiram biasa dengan harga sangat mahal. βPadahal mengolah tiram sangat mudah dan tidak memerlukan teknik rumitβ ujar seorang chef.
8. Ayam
Beberapa restoran menawarkan menu pembuka (appetizer) berbahan ayam dengan harga mahal. Padahal porsinya hanya sedikit sehingga restoran tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membelinya. βKecuali jika ayam disajikan bersama bahan lain yang memang mahal seperti keju,β ujar salah seorang chef.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN