Glogg dan Kuzuyu, Minuman Hangat dari Jepang dan Swedia (1)

Glogg dan Kuzuyu, Minuman Hangat dari Jepang dan Swedia (1)

Lusiana Mustinda - detikFood
Kamis, 10 Des 2015 10:18 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Ada beragam racikan minuman hangat dari mancanegara. Ada yang terbuat dari jagung, tepung, susu dan rempah. Biasa dinikmati saat udara dingin atau untuk ringankan gejala flu.

Setiap negara memiliki racikan khas minuman. Seperti halnya di Bolivia dan Meksiko, minuman hangatnya agak kental dengan paduan jagung yang enak. Selain kedua negara ini, seperti yang dilansir dalam The Daily Meal (19/11), Swedia, Ekuador hingga Maroko juga punya minuman hangat yang enak.

1. Api Morado



Foto: Opinion

Minuman ini berasal dari Bolivia, Api Morado merupakan minuman jagung berwarna ungu dan nanas dengan menambahkan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh dan jeruk. Minuman ini teksturnya agak kental dan biasanya dimakan dengan sendok. Selain berwarna ungu, Api Morado juga ada versi putihnya, yang terbuat dari susu, gula, kayu manis dan jagung.

2. Atole

Minuman asal Meksiko ini adalah minuman tradisional di Meksiko dan Amerika Tengah. Terbuat dari jagung tumbuk, air, gula, kayu manis dan vanila, minuman ini memiliki tekstur yang mirip bubur tetapi dengan konsistensi agak cair.

3. Colada



Foto: Thinkstock

Minuman ini seringkali jadi minuman untuk sarapan di Ekuador. Terbuat dari oatmeal yang dicampurkan dengan gula merah dan juga jeruk. Oat kering ini direndam dan kemudian direbus dalam air jeruk.

4. Glogg

Glogg atau disebut juga dengan wine hangat merupakan minuman tradisional khas Natal di Swedia. Sering dinikmati sepanjang bulan Desember, terutama saat liburan Natal. Minuman ini memiliki dua versi beralkohol dan non alkohol. Dicampur dengan wine, dibumbui dengan kayumanis, kapulaga, cengkeh dan tambahan lemon. Kismis dan almon djuga sering ditambahkan di dalam cangkir sebelum menuang glogg.

5. Green Mint Tea



Foto: Thinkstock

Di Maroko, teh hijau dengan tambahan daun mint bisa dinikmati sepanjang hari. Minum teh di negara ini jadi bagian dari budaya lokal. Teh juga menjadi sajian yang ditawarkan saat ada tamu dan sering disajikan saat upacara minum teh. Daun mint yang segar, teh hijau dan gula yang diseduh memiliki rasa yang enak. Seduhan pertama sering menghasilkan rasa yang sangat kuat dan agak pahit, tetapi seduhan kedua memiliki sensasi rasa segar dan manis.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads