Celana Dalam Beraroma Bacon Ini Gunakan Teknologi dari NASA

Celana Dalam Beraroma Bacon Ini Gunakan Teknologi dari NASA

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Rabu, 02 Des 2015 18:40 WIB
Foto: Maxim
Jakarta - Aroma bacon bagi sebagian orang sangat enak. Daging ini biasa dipanggang untuk sarapan. Namun, apa jadinya bila aroma ini keluar dari celana dalam?

Bacon-Scented Underwear, produk buatan J&D's, produsen yang membuat beragam produk unik dari Seattle, Amerika Serikat. Beberapa diantaranya adalah Bacon Salt, garam beraroma bacon, Bacon Lip Balm, pelembab bibir beraroma bacon, sarung bantal beraroma bacon, dan underwear atau celana dalam beraroma bacon.

Celana dalam ini tersedia dalam dua jenis, yaitu celana dalam untuk pria dan wanita. Keduanya benar-benar mengeluarkan aroma bacon walau telah dicuci berkali-kali selama 6 bulan sampai 1 tahun. Aroma gurih itu bisa bertahan asalkan Anda mencucinya dengan deterjen tanpa pewangi.



Seperti yang dilansir dari Daily Mail (02/12), J&D's lewat website resminya berujar bahwa siapapun yang memakai celana dalam ini akan merasakan sensasi sendiri. 'It's like a hot frying pan in your pants,' jelas J&D's.

Walau sudah dideskripsikan seperti itu, ternyata tak sedikit juga orang yang penasaran dengan celana dalam ini. J&D's adalah singkatan dari Justin and Dave, dua orang di belakang perusahaan ini.

 ”Teknologi celana dalam ini bukan dibuat dengan cara menyemprotkan atau merendam celana dalam dengan pewangi bacon, melainkan menanamkan wangi yang ada di dalam tinta desainnya. Bahkan, teknologi ini pertama kali dipraktekkan oleh NASA!” jelas mereka tentang teknologi yang digunakan.

Entah apa tujuan dari J&D's membuat produk ini, namun sepertinya banyak orang yang penasaran akan aromanya. Baik celana dalam wanita dan pria ini dijual dengan USD 20 atau sekitar 275.000 rupiah. Segala informasi pembelian Bacon-Scented Underwear ini ada di dalam website baconsalt.3dcartstores.com.



(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads