Uap Minyak Kayu Putih dan Oregano Dapat Hilangkan Jamur pada Buah-buahan

Uap Minyak Kayu Putih dan Oregano Dapat Hilangkan Jamur pada Buah-buahan

Trans Ningsih - detikFood
Kamis, 12 Nov 2015 12:16 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - ​B​uah yang ​mulai​ busuk biasanya akan mengeluarkan bau tidak sedap dan mulai muncul jamur. Jamur yang sering muncul pada buah-buahan biasanya jenis jamur Botrytis cinerea, Fusarium sp. dan Colletotrichum sp.

Jamur tersebut banyak dijumpai pada buah strawberry, mangga, pepaya, raspberry, zucchini dan makanan lainnya yang sudah busuk. Namun baru-baru ini beberapa peneliti dari The National University of Mexico melakukan sebuah penelitian yang menunjukkan keberhasilan dalam menghilangkan jamur pada makanan.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Andrea Trejo ini mendemonstrasikan cara menghilangkan jamur in vitro pada makanan dengan cara diuapi minyak essensial dari oregano dan minyak kayu putih.



Dikutip dari Science Daily (10/11) Dr. Andrea mengatakan bahwa penelitian ini terbukti optimal. Uapan essensial minyak kayu putih terbukti dapat menghilangkan jamur pada buah raspberry,​. Se​mentara uap essensial oregano dapat menghilangkan jamur pada pepaya, timun, mangga dan tomat.

Penelitian selanjutnya akan dilakukan di The Laboratory of Postharvest Plant Product, yaitu untuk mendisain model mesin yang digunakan agar lebih mudah dan efektif digunakan. Dengan menggabungkan senyawa antijamur di senyawa bioaktif dalam buah-buahan dan sayuran agar tetap segar dalam waktu selama mungkin.

Mesin yang akan dibuat ini dikembangkan oleh para peneliti dari universitas Mexico namun dibantu oleh pihak-pihak tertentu. Dr. Andrea menjelaskan, dari enkapsulasi senyawa ini para penelitia sedang mencari cara untuk memiliki rilis yang dapat dikendalikan untuk menghindari adanya mikroorganisme dalam buah-buahan dan sayuran. Namun, itu hanya akan efektif jika diserang oleh jamur minyak esensial.

Dr. Andrea dan para peneliti meyakinkan bahwa teknologi ini akan dapat membantu menyimpan makanan lebih lama dan tidak mudah busuk. Selain itu, mesin yang digunakan dijamin aman, berkualitas dan dilengkapi sensor tanpa menambahkan zat aktif pada produk.



"Ide ini merupakan cara yang menggabungkan antimikroba sebagai pelindung tambahan yang dikemas dengan bahan kemasan menjadi lebih mudah. Ini adalah metode pengawetan yang dapat memperpan​jang hidup ​dan mengurangi risiko penularan patogen untuk makanan." kata Dr. Andrea.

Saat ini para peneliti sedang mengurus dalam membuat hak paten teknologi mutakhir ini​. S​elain itu para peneliti juga sedang melakukan penelitian cara menghilangkan jamur untuk jenis makanan lain agar lebih tahan lama.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads