Selain bisa dinikmati saat senggang, biskuit juga enak sebagai teman minum teh dan kopi. Hal ini menjadi tradisi banyak negara dengan jenis kue berbeda. Amerika punya biskuit rasa kacang, dan kini ada China dan Prancis yang punya biskuit uniknya masing-masing.
5. Fortune cookies
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah fortune cookies ini telah melewati rangkaian panjang sejarah peperangan bangsa China dan Mongolia zaman dahulu. Ceritanya, pada abad ke 12 dan 13 bangsa China menyelipkan kertas berisi pesan di dalam kue bulan untuk mempertahankan dirinya dari serangan bangsa Mongolia. Mereka begitu yakin bangsa Mongolia tak akan membacanya karena bangsa itu terkenal tak suka dengan pasta bunga lotus.
Fortune cookies yang sering kita temui sekarang ini malah berasal dari tradisi orang Jepang, yaitu dari kue beras yang namanya tsjiura sembei, yang berbentuk oval dengan capitan di bagian depan. Mulai dari sini, kertas di dalam fortune cookies pun berubah menjadi kata-kata bijak atau ayat dari kitab.
6. Fig Newtons
Foto: Wikipedia
Kue yang satu ini juga tak kalah senior dari segi umur. Namanya diambil dari nama daerah di Newton, Massachusetts, Amerika Serikat, yang dekat dengan Kennedy Works bakery, cikal bakal produsen biskuit Nabisco. Pada tahun 1891, biskuit ini dibuat dan akhirnya tahun 2012 camilan ini berubah nama menjadi Newtons saja karena fig tak hanya menjadi satu-satunya rasa dari camilan ini.
7. Ladyfinger
Foto: Thinkstock
Biskuit yang punya nama lain Boudoir, Naples, dan Savoy ternyata telah hadir sejak abad ke-11. Dalam kurun waktu ratusan tahun hingga sekarang, resep ladyfinger tak banyak berubah. Tercatat bahwa camilan dengan ujungnya berbentuk oval ini pertama kali dibuatdi the House of Savoy. Ladyfinger telah berkelana dari Naples, Italia, ke Prancis, Ceko, hingga Amerika karena menjadi makanan kecil para bangsawan. Pada akhirnya, ladyfinger telah menjadi kue favorit semua orang di Amerika sejak tahun 1901.
8. Tuile
Foto: Thinkstock
Dibandingkan biskuit yang lain, tuile paling tipis dan renyah. Teksturnya mengingatkan kita akan wafer dan tuile berarti tile, yaitu genteng yang melengkung. Kue ini dipanggang di atas lempengan panas yang rata dan akan melengkung ketika sudah dingin. Tuile klasik dibuat dari almond yang dihancurkan, lalu diberi rasa jeruk, lemon, vanilla, atau kacang. Tuile berasal dari Prancis dan dianggap sebagai kue yang mewah pada zamannya, bahkan sampai sekarang.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN