Mirip dengan salad khas Thailand, salad Vietnam juga memakai banyak bahan segar dan rempah daun. Rasanya yang asam, pedas dan manis dengan tekstur renyah menjadi ciri khasnya.
Sayuran mendominasi menu Vietnam, tak terkecuali racikan saladnya. Meskipun dipadukan juga dengan bihun, mie atau rice crackers, tetapi sebagian besar bahannya berupa sayuran. Beberapa hal ini membedakan salad Vietnam dengan salad Asia lainnya.
1. Istilah Salad
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Thinkstock
Istilah salad diambil dari kata sa lát dari kata salad, dan juga sa lát Nga, yaitu salad yang bergaya Barat. Di Vietnam sendiri, salad ada yang disebut dengan nom di Vietnam bagian selatan dan goi pada Vietnam bagian utara. Isi salad keduanya tak terlalu berbeda, namun yang paling menonjol pemaikan herba segar dan cabai.
2. Jenis sayuran
Foto: Wikipedia
Salad identik dengan sajian sayur yang segar. Begitu pula yang ada dalam salad Vietnam. Setiap porsinya ada sayuran mentah segar seperti lobak, bengkuang, kol, pepaya muda, mentimun, wortel dan lain-lain. Selain sayuran, rempah daun seperti daun mint dan daun ketumbar. Irisan bawang bombay atau cincangan bawang putih sering ditambahkan.
3. Saus salad
Foto: Wikipedia
Kesegaran rasa salad juga bergantung pada sausnya. Nuoc cam atau saus ikan menjadi bahan utama saus salad Vietnam. Dipadu dengan bawang putih cincang, cabai iris atau ulek kasar, air jeruk nipis atau cuka serta gula. Asam, manis dan pedas menjadi ciri khas saus saladnya.
4. Cara penyajian
Foto: Thinkstock
Umumnya sayuran dan bahan-bahan salad lainnya disusun dalam wadah. Diletakkan bersisian dengan kontras warna yang cantik. Seperti irisan selada, rempah daun, wortel, bihun atau rice crackers dan umumnya ditaburi kacang goreng utuh atau cincang serta taburan daun ketumbar dan irisan cabai. Jika memakai ayam atau daging berbumbu, ditempatkan di dalam satu wadah dengan sayuran. Saus disajikan secara terpisah. Saat akan disantap barulah sausnya dituang dan diaduk merata.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN