Dikutip dari nydailnews.com (14/10) hasil studi yang dilakukan oleh seorang professor di Tufts University, Fang Fang Zhang, menyebutkan bahwa sebagian besar penderita kanker justru malah makan makanan yang kurang sehat. Juga mengandung nutrisi yang sangat rendah dibanding orang yang sehai.
Para penderita kanker justru banyak mengonsumsi makanan rendah kalori, lemak berlebih dan mengandung gula tambahan. Hal ini berdasarkan pedoman diet yang dianjurkan untuk warga Amerika.
Hasil studi yang dilakukan Zhang menunjukkan bahwa orang yang dinyatakan sehat dari kanker mengonsumsi makanan sehat lebih banyak yaitu sebanyak 48%. Sementara penderita kanker hanya 47,2%. Hal tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa harus ada peningkatan lebih baik agar kesehatan penderita kanker tidak semakin memburuk.
Menurut Zhang, seharusnya para penderita kanker lebih termotivasi untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Seperti pola makan kaya serat, sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan rendah sodium agar dapat hidup lebih lama. Namun, ternyata para penderita kanker malah tidak lebih baik dibanding orang yang dinyatakan sehat dari kanker.
Data yang didapatkan dari hasil survei oleh National Health and Nutrition melibatkan penderita kanker dengan segala macam kanker. Kecuali kanker kulit non-melanoma dan dua kelompok yang memiliki jenis kelamin yang sama, ras dan etnis untuk menjadikannya sebagai bahan perbandingan.
Pewawancara memeriksa seluruh penderita kanker yang terdaftar dalam survei untuk diperiksa dan diberi beberpa pertanyaan apa saja yang mereka makan selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengetahui makanan apa yang paling berpotensi mempengaruhi penyakit kanker.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN