Serangga kini populer sebagai alternatif pengganti protein daging sapi dan ayam. Selain tinggi protein, serangga juga tinggi kandungan vitamin dan mineral. Namun nyatanya masih banyak orang enggan mengonsumsi serangga karena geli atau jijik.
Chef Adam Holcroft ingin mengubah pandangan tersebut dengan membuka Grub Kitchen di Pembrokeshire, Wales. Berbagai jenis serangga akan diolah jadi menu populer seperti burger, kebab, dan es krim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami mengolah serangga layaknya bahan makanan normal, memadukannya dengan makanan populer yang bisa dikonsumsi setiap hari,” ujar chef berusia 37 tahun tersebut.
Beberapa kreasi Grub Kitchen antara lain burger larva kumbang, kebab jangkrik, burrito aneka serangga, pad thai ulat sagu, dan es krim ulat bambu. Restoran ini juga mengolah belatung dan ulat sagu.
“Kami menemukan cara mengolah jangkrik menjadi tepung yang bisa digunakan untuk membuat kue. Kami juga tahu bagaimana mengolah es krim dengan ulat bambu,” jelas Holcroft kepada Daily Mail (26/10).
Ia mengatakan kreasi makanannya bertujuan membuat praktek makan serangga (Entomophagy) semakin populer di Inggris. “Saya tidak mengharapkan semua orang akan menyukai kreasi serangga ini, sama halnya dengan saya tidak mengharapkan semua orang akan menyukai ikan, jamur, atau daging babi,” ujar Holcroft.
Holcroft menambahkan, “Anak-anak justru lebih banyak menyukai menu serangga ini. Mereka tidak punya rasa takut seperti orang dewasa.”
Data Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengungkapkan 2 miliar orang di seluruh dunia memakan serangga. Rayap, misalnya, jadi camilan populer di Ghana. Sementara ulat sutra jadi camilan favorit warga Thailand.
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN