Hasil Karya Seni Makanan yang Dipamerkan Los Angeles Ini Bisa Dimakan (1)

- detikFood Jumat, 23 Okt 2015 11:59 WIB
Foto: The Wall Street Journal Foto: The Wall Street Journal
Jakarta - Makanan, bukan hanya sekedar produk yang berguna sebagai pengisi perut saja. Ditangan para​ artis ​makanan bisa disulap menjadi sesuatu yang unik, menarik dan bernilai jual tinggi.

​Mereka ​menyusun makanan secara detil hingga membentuk ​wajah​ tokoh hingga melukis di​ ​atas piring menggunakan bahan makanan. Dikutip dari The Wall Street Journal (22/10) di Los Angeles dan New York ​di​​gelar pameran lukisan makanan hingga patung makanan asli yang terbuat dari bahan-bahan yang bisa dimakan.

1. Bread Igloo



Bread Igloo merupakan seni makanan yang diciptakan oleh Mario Mers pada tahun 1989 yang dipamerkan di The Milan Expo. Sesuai dengan namanya Bread Igloo, ‘Bread’ yang berarti roti dan ‘Igloo’ yang berarti rumah salju bangsa Eskimo.

2. Bruce Nauman Head



Dibuat oleh Jennifer Rubell, pameran makanan Bruce Nauman​ Head​ ini dibuat lima tahun yang lalu selama gala di Museum Brooklyn. Bruce Nauman mencelupkan kepalanya sendiri kedalam lilin kemudian oleh Jennifer diubah menjadi patung kepala menggunakan keju fontina.
Kemudian di gantung dan dipanaskan menggunakan obor panas sehingga keju menetes ke meja para undang untuk camilan.

3. Prison Cotton Candy



Pada tahun 2010 lalu saat pesta pembukaan Art Festival Performa, Jennifer Rubell membuat sebuah karya yang terinsiprasi dari bentuk rumah tahanan. Jennifer membuat rumah tahanan yang biasanya identik menyeramkan dan kotor menjadi rumah tahanan yang imut dan manis.

​Dibuat dengan m​enggunakan sekitar 1.600 buah permen kapas berbentuk seperti batu bata, lengkap dengan pintu yang bisa dibuka.

4. Sphinx Women Sugar



Kara Walker seorang seniman yang membuat patung Sphinx perempuan yang terbuat dari gula ini sukses menarik ribuan pengunjung. Patung Sphinx sugar ini dipamerkan dalam pabrik gula di Brooklyn tahun lalu.

5. Sugar Sculpture



Pameran di Getty Research Institute membuat 'The Monument Edible: The Art of Food untuk Festival,' yang mengeksplorasi sebuah festival jalanan dan pesta makan malam mewah yang didominasi masyarakat Eropa selama era Baroque. Pada saat itu komoditas gula sedang langka.

​Karenanya ​sejarawan makanan Ivan Day menciptakan patung gula dari abad ke-18 sepanjang 8 kaki. Menampilkan cerita dari Odyssey Homer, dimana dewi Circe mengundang Odysseus dan teman-temannya untuk pesta, dan ia dapat mencoba mengubah pria menjadi babi.

(msa/odi)