Tak Sengaja Dibuat, Corn Flakes dan Es Loli Jadi Terkenal di Dunia

Tak Sengaja Dibuat, Corn Flakes dan Es Loli Jadi Terkenal di Dunia

- detikFood
Jumat, 16 Okt 2015 09:20 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

​Gagal memasak bukan masalah. Bahkan kegegalan dan ketidak sengajaan saat membuat makanan dan minuman menghasilkan sesuatu yang unik dan menjadi terkenal.​

​Karena salah mencampur bahan, kesulitan dan gagal meracik makanan, banyak tercipta makanan dan minuman enak di dunia. ​​Dikutip ​dari Daily News New York (12/10) beberapa makanan ini tercipta ​justru tak sengaja.​

1. Keripik Kentang

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Camilan asin ini diciptakan pada tahun 1853 oleh seorang pria bernama George Crum tepat. Crum adalah seorang koki di restoran Moon Lake Lodge Resort di Saratoga Springs, New York.

Menurut Snack Food Association keripik kentang muncul akibat salah seorang pengunjung mengeluh ​karena ​kentang goreng yang terlalu tebal. Akhirnya Crum membuat keripik kentang dengan modifikasi lainnya. Namun pengunjung masih protes bahwa kentang korengnya terlalu lebar.

Selanjutnya Crum memodifikasi keripik kentang dengan bentuk lebih tipis agar mudah dipotong dan lebih renyah. Tanpa disangka, pengunjung menyukai kentang goreng buatan​nya. ​​Iapun kemudian ​mengembangkan ​usaha ​keripik.

2. Ice cream cone



Salah seorang imigran asal Italia, Marchiony adalah pencetus dari ice cream cone ini pada tahun 1904. Sebuah kedai es krim di St. Louis World’s Fair yang kehabisan piring untuk menyajikan es krim karena pengunjung yang sangat ramai. Sementara Ernest Hamwi, seorang Syrian OCncessionaire, menjual pastry waffle yang berdekatan dengan kedai es krim tersebut.

Marchiony, yang melihat penjual waffle tersebut kemudian berpikir cepat dan menemukan ide hebat. Pria tersebut melakukan improvisasi dan menggulung wafel ke dalam bentuk kerucut, membiarkannya dingin selama beberapa menit. Kemudian waffle kerucut tersebut dibawa ke kedai es krim dan digunakan sebagai wadah untuk menyajikan es krim.

Renyah dari waffle cone serta manis segar dari es krim membuat pengunjung lebih memilih membeli es​ ​krim menggunakan cone dibanding menggunakan piring. Melihat antusias pengunjung, Marchiony menggunakan kesempatan tersebut untuk menjual es krim ​dengan​ cone.

3. Es Loli



Es loli tanpa sengaja diciptakan oleh bocah berusia 11 tahun di California. Pada tahun 1905 Frank Epperson kecil tanpa sengaja meninggalkan campuran air soda bubuk dengan stick yang digunakan untuk mengaduk baskom di​ ​dalam lemari pendingin.

Keesokan paginya Epperson terbangun dan terkejut melihat air dalam baskom membeku dan sticknya menempel di​ ​dalam es.

S​ekitar 17 tahun kemudian, Epperson mulai memperkenalkan es lolinya dengan mengedarkan ke para tetangga di​ ​sekitar lingkungan. Ternyata tetangganya menyukai es loli buatan Epperson​. Ia​ membuat es loli lebih banyak dan mulai menjualnya.

Tahun berikutnya Epperson membuat hak cipta untuk es buatannya ini, dia kemudian menjual patennya kepada Joe Lowe Co. ​Kini ​es loli masih menjadi es klasik favorit dan tetap terkenal di Amerika, dan mulai ​dibuat lebih ​dari 26 rasa​.​

4. Coca-cola



​P​ertama kali ditemukan oleh seorang apoteker sebagai stimulan, tonik saraf dan obat sakit kepala. Pada tahun 1886, John Pemberton menciptakan "Pemberton’s French Wine Coca," yang merupakan obat beralkohol yang bertujuan untuk mengurangi daftar penyakit.​ ​​K​etika undang-undang mengenai larangan yang muncul di Pemberton’s Native Georgia, penemu menciptakan variasi coca-cola non-alkohol dalam sirup karamel-warnanya.

Pemberton tanpa disadari menambahkan air berkarbonasi dalam minuman yang awalnya diciptakan sebagai obat​. ​Tak lama setelah Pemberton meninggal, seorang pria pengusaha bernama Asa Griggs Candler mengambil alih temuan Pemberton dan menjadi pemilik Coca-Cola.​ A​khirnya keberadaan produk tersebut menyebar di seluruh negeri dan mendapat minat konsumen yang sangat tinggi.Sampai hari ini, Coca-Cola tetap menjadi salah satu minuman ringan paling populer dan terlaris dalam sejarah.

5. Corn Flakes



Pada tahun 1898, W.K. Kellogg dan saudaranya Dr. John Harvey Kellogg membuat temuan yang hingga saat ini masih menjadi sesuatu yang disukai banyak orang. Mereka tanpa sengaja meninggalkan wheatberry yang sedang dimasak di dapur, menyebabkan ​biji jagung ​mengelupas.

Mereka terus bereksperimen dengan memasak biji-bijian yang berbeda sampai mereka melakukan pengujian pada jagung, dan ternyata sukses.​ ​W.K. Kellogg mendirikan "Battle Creek Toasted Corn Flake Company," sebagai produk temuan Kellogg bersaudara berbentuk kotak sereal, dan mulai menjual makanan sarapan sebagai alternatif sehat untuk makanan pagi tradisional.

6. Worcestershire Sauce



Saus Worcestershire muncul setelah saus yang dibuat sebelumnya memiliki rasa yang tidak enak dan tidak tersentuh sama sekali selama bertahun-tahun.​ P​ada tahun 1835, seorang bangsawan dari Worcester, Inggris, membawa resep saus dari Bengal, India, dan meminta John Wheeley Lea dan William Perrins​,​ apotek​er​ di Worcester, untuk meniru bahan-bahan yang terdapat dalam saus dari India​ itu.​

Kedua apoteker tersebut kemudian menciptakan ramuan yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cuka dan asam, serta campuran buah-buahan lainnya namun malah menghasilkan rasa yang mengerikan. Akhirnya mereka menyimpannya di ruang bawah tanah selama bertahun-tahun​.

​K​etika membersihkan ruang bawah tanah mereka menemukan kembali botol-botol saus yang dulu pernah dibuat dan memutuskan untuk mencicipi campuran tersebut sebelum membuang. Mengejutkan, proses penyimpanan selama bertahun-tahun justru membuat rasa saus menjadi lebih lezat, kemudian mereka mulai memproduksi dan menjual dengan nama Lea & Perrins​ dan dikenal sebagai saus LP.​

(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads