Mau Jajan Seafood di Warung Tenda? Coba Perhatikan Hal Penting Ini

Warung Tenda Seafood

Mau Jajan Seafood di Warung Tenda? Coba Perhatikan Hal Penting Ini

Lusiana Mustinda - detikFood
Kamis, 08 Okt 2015 17:42 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Seafood yang lembut dengan paduan saus yang gurih bisa bikin Anda tergoda. Tetapi, jika tempatnya kurang higienis justru bisa menimbulkan keracunan.

Jenis seafood sangat beragam, ada kerang, kepiting, udang, ikan hingga cumi. Kualitas seafood juga ditentukan oleh kesegaran dan ukurannya. Seafood juga dikenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Sehingga tentu jika tidak segar akan menimbulkan keracunan karena kandungan histamin pada seafood meningkat.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu beberapa cara ini saat makan di seafood tenda pinggir jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kesegaran



Di warung tenda, umumnya seafood disimpan dalam coolbox dengan bongkahan es yang berfungsi sebagai pendingin. Sebelum dimasak, Anda dapat meminta penjual untuk memperlihatkan seafood ataupun ikan yang hendak diracik. Cara ini dilakukan agar Anda mengetahui kesegaran dari ikan.

Untuk kepiting, sebaiknya pilih yang masih hidup, cumi berwarna putih bersih dan bening kulit arinya. Sedangkan untuk udang pilihlah yang kepala dan juga kulitnya masih melekat. Sedangkan untuk kerang, pastikan cangkangnya masih tertutup rapat.

Jika Anda mengonsumsi seafood yang kurang segar atau setengah busuk maka akan sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri. Selain itu, kandungan histamin pada seafood juga meningkan sehingga dapat memicu keracunan.

2. Kebersihan tempat masak



Seafood tenda biasanya mengolah atau memasak makanannya di bagian depan. Tentu Anda bisa dengan mudah mengamati kebersihan tempatnya. Penempatan barang yang teratur serta tersedianya tempat sampah dapat meminimalisir adanya lalat. Selain dapur, Anda juga perlu memperhatikan kebersihan bak cucinya.

3. Peralatan
Sebelum memesan, perhatikan peralatan dan juga wadah yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan makanan, bersih ataukah tertutup. Misalnya saja, lap untuk mengelap gelas, piring dan sendok sebaiknya harus terpisah dengan lap yang digunakan untuk mengelap meja.

4. Meja santap



Selain peralatan memasak, biasanya di meja santap juga sudah tersedia alat makan dan juga aneka saus serta tisu. Perhatikanlah kebersihan meja dan peralatannya. Karena selain dari bahan makanan, bakteri juga bisa berasal dari tempat makan yang kotor.

5. Rasa dan aroma



Seafood yang segar justru cenderung tidak amis. Walaupun sudah dimasak dengan tambahan bumbu, aroma dan rasa seafood tetap terdeteksi segar. Jika tampilannya sudah kurang, misalnya kepiting yang berair dan lembek atau daging ikan yang mudah hancur bisa jadi seafood yang dimasak kurang segar. Anda dapat mencium aromanya, jika yang dihasilkan adalah aroma busuk sebaiknya jangan dikonsumsi.

6. Cuci tangan
Saat berniat makan di warung tenda, sebaiknya siapkan cairan pembrsih tangan. Hal ini dikarenakan air yang disedikan dalam baskom kecil tidak cukup untuk membersihkan tangan yang kotor. Tangan Anda sudah banyak terkontaminasi oleh bakteri ataupun virus sehingga bisa memicu adanya keracunan.

(lus/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads