Bar Ini Khusus Menjual Makanan Kalengan dari Mancanegara

Bar Ini Khusus Menjual Makanan Kalengan dari Mancanegara

- detikFood
Rabu, 07 Okt 2015 16:59 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kecuali inovasi teknologi, Jepang juga tak pernah berhenti melakukan inovasi makanan. Kali ini sebuah bar makanan kalengan dibuka di Hiroshima dengan 300 jenis makanan kalengan.​

​Makanan kalengan umumnya dimanfaatkan saat tak punya banyak waktu memasak atau saat darurat, seperti perang atau banjir. Jenisnya juga beragam. Dari olahan daging, buah, kacang-kacangan hingga sayuran dan makanan jadi.​



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

​Sebuah tempat makan yang disebut bar Mr. Kanso atau Mr. Simple dan berada di Hiroshima, Jepang. Sesuai dengan namanya, bar ini menyediakan makanan yang dikemas dalam kaleng. Makanan lokal maupun makanan dari seluruh penjuru dunia juga dijual di bar ini. Ada lebih dari 300 jenis makanan kaleng tersedia di bar ini.

Berbeda dengan bar-bar lainnya di ​Mr. Kanso​ tidak ada menu makanan​. Jadi,​ jika pengunjung ingin makan sesuatu tinggal memilih makanan yang ada di rak kemudian diberikan kepada bartender untuk dihangatkan. Tidak perlu menunggu lama, dalam waktu 5 hingga 10 menit makanan siap untuk dimakan.



Pemilik bar, Yasuhiro Nakano mengatakan bahwa makanan yang paling populer dan banyak disukai pengunjung adalah om​elet​ kaleng​an​. Selain itu juga ada kari Hokkaido, ramen, takoyaki, sup jagung hingga salad khas ​P​rancis. Jika ingin mencoba makanan yang tidak biasa bar kaleng​an​ ini juga menyediakan menu atraktif seperti larva lebah.

Beragam jenis makanan maupun minuman tersedia di bar ini, harga yang ditawarkan jika tidak terlalu mahal. ​B​erkisar dari $2 atau sekitar Rp. 28.000 sampai hampir $50 sekitar Rp. 700.000 untuk sekaleng lobster.



Dikutip dari MS News Now (06/10)​,​ alasan Nakano menjalankan bisnis ini karena untuk menghidangkan makanan Nakano tidak membutuhkan ​juru masak ​yang ahli, tidak membutuhkan banyak tenaga kerja, tidak ada kebutuhan peralatan dapur khusus yang disediakan.

Selain itu biaya operasi bar Mr. Kanso juga sangat rendah, sementara penghasilannya sekitar 3 juta yen atau $ 38,000 (Rp. 530 juta)​. ​​S​ekitar sepertiga dari biaya ​yang umum untuk​ membuka dan menjalankan sebuah restoran yang biasa.

Bisnis Nakano dimuali sejak tahun 2002 dan saat ini telah memiliki 17 cabang diberbagai tempat di Jepang diantaranya Kanda, Asakura, Tamachi, nerima, Kameido dan Otyanomizu. ​Sejumlah ​14 di antaranya ​berupa ​waralaba dan terus berkembang.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads