98 Persen Red Wine di Amerika Serikat Mengandung Arsenik Berkadar Tinggi

98 Persen Red Wine di Amerika Serikat Mengandung Arsenik Berkadar Tinggi

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Senin, 05 Okt 2015 15:13 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Peneliti mengingatkan para peminum wine agar berhati-hati memilih red wine. Pasalnya, 98 persen dari 65 merek red wine ternama di Amerika Serikat mengandung arsenik dalam kadar tinggi.

Seperti diberitakan The Telegraph (05/10), tim peneliti Universitas Washington menguji coba kandungan 65 merek wine dari 4 negara bagian penghasil wine teratas yaitu California, Washington, New York, dan Oregon. Mereka mendapati kandungan arsenik yang tinggi dalam 98 persen sampel red wine.

Environmental Protection Agency (EPA) mengatur air minum layak konsumsi tidak boleh mengandung lebih dari 10 bagian arsenik per miliarnya. Sementara itu, peneliti menemukan kadar arsenik dalam sampel red wine berkisar antara 10-76 bagian per miliar dengan rata-rata 24 bagian per miliar.



Red wine dari Washington memiliki kadar arsenik tertinggi dengan jumlah rata-rata 28 bagian per miliar. Sementara itu, red wine dari Oregon memiliki kadar arsenik paling rendah dengan jumlah rata-rata 13 bagian per miliar. Meski di atas rekomendasi EPA, jumlah ini dianggap β€œsangat rendah” oleh para peneliti.

Secara alami, arsenik terdapat di udara, air, dan makanan sehari-hari yang kita konsumsi dengan jumlah sangat kecil. Jika mengonsumsi arsenik dalam jumlah tinggi, maka risiko kesehatan yang muncul adalah penyakit jantung dan pernafasan.

Denise Wilson selaku penulis utama penelitian mengatakan, β€œMeski kadar arsenik dalam sampel red wine tinggi namun risiko kesehatan baru akan terjadi bila seseorang meminum red wine dalam jumlah sangat banyak dan 'mendapat' arsenik dari sumber lainnya.”



Ia menambahkan, β€œSaya tahu orang-orang begitu takut ketika mendengar kata 'arsenik' karena gambaran negatif yang didapat dari film atau informasi lainnya. Namun saya ingin menegaskan bahwa terpapar arsenik dalam jumlah sangat sedikit sama sekali tidak berbahaya.”

Makanan lain yang mungkin mengandung arsenik dalam jumlah tinggi adalah jus apel, beras, sereal, salmon, dan tuna.

β€œArsenik adalah elemen alami dan sangat sulit untuk mengontrol sesuatu yang terjadi secara alami,” pungkas Wilson.

Awal tahun ini, kandungan berbahaya arsenik ditemukan dalam lusinan wine asal California. Ada 31 label diantaranya Franzia, Mogen David, dan Almaden yang mengandung arsenik 500 persen dari batas aman yang dianjurkan.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads