Di usianya yang menginjak 44 tahun, vokalis band GIGI ini masih kelihatan atraktif. Padahal, tuntutan profesinya membuatnya menjalani pola makan yang sama sekali tidak sehat. “Waktu umur 20-an, semuanya dimakan. Makanan kotor, gorengan, bergaram, pokoknya semuanya dimakan dan dalam jumlah banyak,” katanya saat ditemui saat jumpa fans Kincir.com di Me & Mine Restaurant, Kuningan City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun kemudian jatuh sakit dan dokter memvonisnya 'nyeri seluruh otot', yang mengharuskannya untuk bed rest selama seminggu. Kejadian ini membuatnya bertekad untuk mengubah pola hidup dan makannya. Pria yang tidak pernah merokok ini pun menemui seorang personal trainer, mengatur jam tidurnya, dan mengubah total pola makannya.
“Sejak saat itu, saya menghindari makanan yang digoreng, dan hanya mengonsumsi makanan yang tidak mengandung garam. Saya juga banyak makan buah dan banyak minum air putih,” katanya. Pola makan yang ia jalani juga tak melulu diterapkan setiap hari.
“Saya menjalani pola makan 6:1, yaitu 6 hari makan sehat dan 1 hari boleh makan gorengan dan garam. Tapi anehnya, pikiran saya sudah otomatis menghindari makanan yang seperti itu,” ucap pria penggila olahraga ini.
“Dimana pun saya, mau di restoran atau catering, saya pasti minta makanan yang tidak mengandung minyak dan garam. Jadinya tanpa sadar hal ini sudah tertanam dalam pikiran. Saya hanya menikmati protein dari daging ayam, ikan dan sayuran. Daging ayam dan ikan pun hanya direbus dan dibakar saja,” ungkapnya.
Karena pola makannya yang sehat ini, ia mengaku tak pernah sakit sejak 5 tahun yang lalu. “Kalau rasanya badan mau sakit, saya langsung banyak makan buah, sayur, lalu istirahat,” jelasnya.
Ia juga merasa bersyukur karena sejak muda tidak pernah merokok dan rajin berolahraga. “Saya penggemar berat olahraga. Dari mulai bola, basket, bulu tangkis, futsal, dan banyak olahraga lain. Saya juga tidak tertarik dengan merokok. Pernah mencoba, tapi menurut saya masih lebih enak permen karet,” katanya sambil tertawa.
Ia juga prihatin melihat banyaknya makanan zaman sekarang yang tidak menyehatkan dan kotor. Padahal, semua orang punya kesempatan punya penyakit seperti kolesterol dan jantung.
“Setahu saya, makanan yang digoreng dan bergaram jika terlalu banyak dimakan akan menyumbat pembuluh darah. Walau rajin olahraga, hal itu tak mempengaruhi kesehatan. Malahan, jika makanannya nggak beres dan terus berolahraga, pembuluh darah bisa tiba-tiba pecah dan berakibat fatal,” tuturnya serius.
(tan/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN