Gara-gara Para Pembuat Roti Berlibur, Bulan Ini Paris Kekurangan Baguette

Gara-gara Para Pembuat Roti Berlibur, Bulan Ini Paris Kekurangan Baguette

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Senin, 24 Agu 2015 17:32 WIB
Ilustrasi: Getty Images
Jakarta - Pada bulan Juli hingga pertengahan Agustus, persediaan roti di Paris sangat langka. Ini disebabkan para pembuat roti sedang menikmati liburan musim panas. Sebelumnya, undang-undang di sana membatasi aktivitas liburan mereka demi menjaga pasokan roti segar tetap ada.

Untuk pertama kalinya sejak Revolusi Prancis, para pembuat roti di Paris diizinkan untuk berlibur selama musim panas. Undang-undang ini disahkan untuk memberikan masa istirahat pada bisnis bakery di negara Eropa sebelah Barat tersebut.

Pada tahun 1790, pemerintah Prancis mengesahkan undang-undang yang berbunyi tiap pembuat roti harus melaporkan rencana liburan mereka sehingga masyarakat tahu kemana harus membeli roti. Bakery yang tutup juga diwajibkan memasang tanda di pintu berisi informasi bakery terdekat yang buka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan disahkannya undang-undang tersebut, seluruh bakery di Paris berarti tutup selama bulan Juli hingga pertengahan Agustus. Imbasnya, beberapa warga kecewa karena tidak bisa mengonsumsi roti yang segar.

β€œBeberapa hari lalu saya pergi keluar untuk membeli baguette, namun dua bakery terdekat dari rumah saya tutup untuk pertama kalinya. Hari berikutnya saya bertemu seorang wanita di jalan dan dia menanyakan bakery mana yang buka. Sepertinya hanya bakery kurang enak yang buka selama musim liburan ini,” tutur seorang warga Paris, seperti dikutip dari The Local (24/08/15).

Kurangnya persediaan roti segar rupanya disikapi serius oleh Balai Kota di sana. Mereka mengeluarkan panduan interaktif berisi informasi bakery yang buka selama bulan Juli hingga Agustus di Paris.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads