Perhatikan 5 Hal Penting Ini Saat Membeli Terong

Perhatikan 5 Hal Penting Ini Saat Membeli Terong

- detikFood
Kamis, 20 Agu 2015 13:49 WIB
Perhatikan 5 Hal Penting Ini Saat Membeli Terong
Foto: Getty Images
Jakarta -

Sayuran bertekstur empuk renyah dan juicy ini kaya nutrisi. Mudah diolah menjadi beragam hidangan. Beragam jenis terong ada di pasar, sebaiknya pilih terong dengan tepat agar mendapatkan rasa segar dan renyah yang maksimal.

Terong (Solanum Melongena) merupakan salah satu jenis sayuran yang merupakan tanaman asli dari India dan Sri Lanka. Meski demikian terong kini digemari di seluruh dunia. Saat ini harganya mulai mahal. Karena itu saat membeli perhatikan beberapa hal penting ini

1. Kulitnya halus dan cerah

Foto: Getty Images
Terong yang bagus kulitnya halus dan cerah, pastikan warna cerahnya bukan dari bahan pengawet yang ditambahkan agar terong lebih tahan lama dan terlihat cantik. Hati-hati terhadap terong yang permukaannya tidak rata, bisa jadi terong tersebut telah terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama atau pupuk. Hindari memilih terong yang telah berwarna kecokelatan, bercak-bercak cokelat, dan keriput, karena ini menandakan bahwa terong sudah tidak segar dan telah lama dipetik dari pohonnya

2. Bertekstur sedikit renyah

Foto: Getty Images
Terong yang bagus, dagingnya akan terasa lembut saat ditekan serta renyah jika dipotong atau digigit. Tekstur terong yang terlalu empuk menandakan kondisi terong yang sudah terlalu tua dan hampir membusuk, sementara tekstur terong yang keras menandakan terong yang masih muda.

3. Perhatikan batang terong

Foto: Getty Images
Selain melihat dari kulit, memilih terong yang berkualitas baik dapat dilihat dari batangnya. Terong yang berkualitas baik batangnya masih berwarna hijau dan terlihat segar. Sementara terong yang layu batangnya kering dan layu. Ini menandakan bahwa terong telah lama dipetik dari pohonnya. Jika batang terong mengalami keanehan seperti berwarna cokelat, keras, dan rusak sebaiknya tidak dibeli bisa jadi terong tersebut terkena serangan hama penyakit.

4. Tidak terlalu pahit

Foto: Getty Images
Pada dasarnya terong memiliki rasa agak pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Terong yang berukuran besar dan tua cenderung lebih pahit dan memiliki biji yang lebih banyak dari pada terong yang berukuran kecil dan muda. Sementara terong yang masih muda lebih hambar dan bertekstur keras. Pastikan pada saat membeli untuk memilih terong yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda, pilihlah terong yang masak sempurna.

5. Simpan dalam lemari es

Foto: Getty Images
Jika tidak langsung dimasak, sebaiknya simpan terong dalam lemari es agar kondisi terong tidak cepat layu dan busuk. Bungkus terong dengan kertas agar tak cepat layu dan tercemar bau di dalam lemari es.

Terong dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa hari. Jika sudah terlanjur dikupas sebaiknya terong segera dimasak baru disimpan dalam lemari es. Atau aduk terong yang sudah dikupas dengan air jeruk lemon, agar terong tidak berubah warna akibat teroksidasi.
Halaman 2 dari 6
(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads