Lembaran Buku Ini Dapat Digunakan Sebagai Alat Penyaring Air

Lembaran Buku Ini Dapat Digunakan Sebagai Alat Penyaring Air

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 18 Agu 2015 18:56 WIB
Foto: Thinkstock/Brian Gartside
Jakarta - Saat ini sekitar 663 juta orang di dunia belum memiliki akses terhadap sumber air bersih. Untuk mengatasinya, peneliti di Pittsburgh, Amerika Serikat membuat alat penyaring air berbentuk buku yang efektif dan efisien. Alat ini terbukti dapat menghilangkan 99% bakteri berbahaya dalam air.

Seperti dikutip dari BBC (18/08/15), tim peneliti yang dipimpin Dr Theresa Dankovich dari McGill University berhasil membuat alat penyaring yang mampu menghasilkan air layak minum. Temuan mereka yang diberi nama pAge ini ditampilkan dalam pertemuan nasional American Chemical Society yang ke-250.

Untuk membuktikan kualitas pAge, peneliti telah melakukan percobaan di 25 sumber air terkontaminasi di Afrika Selatan, Ghana, dan Bangladesh. Hasil percobaan menunjukkan alat ini mampu menghilangkan 99% bakteri berbahaya dalam air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain efektif dan efisien, pAge juga menarik perhatian karena bentuknya seperti buku. Dalam buku tersebut tertulis instruksi penggunaannya. “Sebenarnya yang Anda perlu lakukan hanyalah menyobek lembaran buku ini, menaruhnya di atas wadah, dan menuangkan air di atasnya. Air ini bisa berasal dari sungai, sumur, atau air terjun. Tak perlu khawatir, pAge akan menghasilkan air bersih layak minum,” jelas Dankovich.

Ia menambahkan, satu lembar kertas dalam buku ini dapat menyaring air hingga 100 liter. Bila ditotal, satu buku ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih seseorang selama 4 tahun.

“Kami pernah mencoba pAge untuk menyaring air dari sumber air yang sangat kotor karena terkontaminasi bakteri dalam tingkat tinggi. Hasilnya sungguh mengejutkan. Kertas ini dapat membunuh hampir seluruh bakteri yang ada,” tutur Dankovich.

Kedepannya, Dankovich dan rekan berharap dapat meningkatkan produksi buku ini karena selama ini pAge masih dibuat manual dengan tangan. Ia juga berharap masyarakat setempat, terutama di negara berkembang yang masih kesulitan air bersih, dapat memahami cara menggunakan pAge.

Di Bangladesh, Dankovich berusaha mengembangkan pAge agar dapat digunakan bersama dengan kolshi, yaitu alat penyimpan air tradisional disana.

Untuk membuat dan mendistribusikan pAge, selama dua tahun ini Dankovich bekerja sama dengan lembaga Water is Life dan iDe.

(adr/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads