Pria-Pria Tegap Berkostum Prajurit Sparta Ini Datang untuk Promosikan Salad Organik

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood Rabu, 05 Agu 2015 10:08 WIB
Foto: TIME, China Daily
Jakarta - Pria-pria Amerika ini berbadan tegap, lengkap dengan jubah, celana pendek dari kulit, serta selop dan bertelanjang dada. Bukan untuk keperluan perang atau syuting film layar lebar. Tetapi mereka mempromosikan salad organik!​

Puluhan pria berkulit putih berkostum prajurit Sparta muncul di distrik Sanlitun, Tiongkok. Prajurit Sparta adalah prajurit militer yang dikenal mengabdi di kota Sparta, era Yunani kuno. Prajurit ini adalah simbol kota Sparta yang kuat dalam segi pertahanan.

Nah, 'pranurit sparta' yang satu ini lebih unik lagi. Mereka datang ke daerah komersial yang selalu ramai dengan banyak orang. Karena kehadiran mereka, lantas saja banyak orang, khususnya wanita mendekat. Mereka pun mengambil gambar dan mencoba mendekati para pria ini.

Namun, ada sesuatu yang dipegang oleh para pria tersebut. Mereka terlihat memegang stoples. Ternyata, para pria ini sedang mempromosikan jasa layanan salad organik! Sweetie Salad, nama produk tersebut. P​roduk salad ini ​tengah merayakan ulang tahunnya yang pertama. Tujuan para model tampan dan berbadan tegap ini sebenarnya hanya representasi dari tubuh orang berbadan sehat.

Uniknya lagi, mereka membentuk barisan seperti segitiga sambil memegang stoples tersebut di tangan. Gerakan mereka ini semakin banyak menarik perhatian orang terutama ​ para wanita.

Namun sayang, kehadiran sang pria berbadan tegap tak berlangsung​ yang lama. Para polisi segera datang dan mengamankan gerakan ini. Para polisi sebenarnya punya alasan logis. Kejadian seperti ini pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Beberapa orang terlihat melemparkan tepung kepada banyak orang. Para polisi khawatir tepung tersebut adalah racun yang bisa membuat celaka.

Seperti dilansir dari Sina Weibo, para polisi langsung menggiring para pria untuk mengikuti mereka. Banyak orang yang menyayangkan hal ini sebab para pria belum melakukan tujuan utamanya. Namun, tak sedikit juga yang menyetujui tindakan polisi. Sebab, karena kehadiran para pria ini jalanan jadi tidak tertib. Polisi pun menyarankan kegiatan​ apapun yang akan sebaiknya meminta izin dahulu kepada pihak yang berwajib.




(tan/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com