Para Chef Ternyata Punya 8 Hal yang Kurang Disukai dari Pekerjaannya (2)

Para Chef Ternyata Punya 8 Hal yang Kurang Disukai dari Pekerjaannya (2)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Rabu, 29 Jul 2015 19:00 WIB
Para Chef Ternyata Punya 8 Hal yang Kurang Disukai dari Pekerjaannya (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tugas seorang chef atau juru masak sebuah restoran ternyata tak hanya memasak. Seorang chef profesional akan mengemban tugas berat mulai dari penyusunan menu hingga memilih bahan berkualitas yang menentukan hasil hidangannya.

Ditanya soal memasak, seorang chef pasti ahlinya. Hidangan enak dan menarik jadi buktinya. Namun, siapa sangka dibalik sajian enak tersebut mereka juga menyimpan beberapa hal yang sering membuatnya kesulitan. Selain terkadang enggan berhadapan dengan kepiting, seorang chef juga tak ingin mempunyai staf yang tidak bekerja sepenuh hati.

5. Babat

Foto: Thinkstock
Wah, babat yang kenyal gurih ini memang paling enak di mulut. Tapi, siapa sangka cara mengolah makanan ini begitu melelahkan menurut banyak chef! Pertama, chef harus pintar memilih babat yang bagus, lalu membersihkannya dan merebusnya.air perebus perlu dibuang beberapa kali dan direbus bisa sampai 2 jam. Meski bisa memakai pressure cooker mengolah babat sapi perlu usaha ekstra dari chef.

6. Menu

Foto: Thinkstock
Menu hidangan yang terdapat di sebuah restoran terkesan hanya sebagai informasi singkat untuk pengunjung. Namun, seeorang Executive Chef sebenarnya harus berpikir keras untuk memilih, menyusun, dan menamai sebuah hidangan untuk ditulis di dalam menu.

Jika sang chef menyertakan nama rempah atau bahan makanan di dalamnya, itu berarti makanan tersebut harus tersedia dalam jumlah banyak di restoran. Hal inilah yangΒ  membuat chef sering lelah dan merasa enggan untuk mengerjakannya.

7. Rencana

Foto: Thinkstock
RestoranΒ  bukan hanya sekadar tempat yang menyediakan makanan belaka. Sebaliknya, tempat ini harus mempunyai konsep khusus yang menawarkan hal unik pada pengunjungnya. Terkadang, chef yang sudah lelah bekerja di dapur juga ikut mengatur dan memilih rencana, jadwal, atau konsep yang dimiliki oleh restoran. Selain menguras pikiran dan tenaga, hal ini juga menjadi tanggung jawab besar bagi seorang chef hingga mempertaruhkan nama baiknya.

8. Staf

Foto: Thinkstock
Terciptanya hidangan lezat di restoran tentu berkat kerjasama tim dapur yang solid. Seorang chef, terutama executive chef berpengalaman tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat timnya memberikan yang terbaik. Jika salah seorang saja tidak mengerjakannya dengan baik, tentu hidangan ajan tampil tidak maksimal.

Karenanya, seorang chef yang sangat mencintai pekerjaannya pun akan tidak menaruh simpati pada bawahannya yang bekerja hanya untuk mendapat bayaran. Sebab, pekerjaan di dapur menuntut kerja keras tanpa mengenal waktu, bahkan seringkali chef dan staf dapur lainnya harus masuk kerja saat hari libur.
Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads