Di Restaurant Day Siapa Saja Bisa Miliki Restoran Selama Sehari

Di Restaurant Day Siapa Saja Bisa Miliki Restoran Selama Sehari

Maya Safira - detikFood
Rabu, 15 Jul 2015 07:10 WIB
Foto: visithelsinki.fi
Jakarta - Restaurant Day tak seperti festival makanan biasa. Selama sehari siapa saja bisa menjual makanan dimanapun tanpa perlu lisensi atau pemeriksaan kebersihan. Tanpa batasan usia dan pengalaman kuliner.

Ide Restaurant Day di Helsinki, Finlandia ini lahir dari tiga sekawan, Antti Tuomola, Olli Siren dan Timo Santala. Meski mereka tertarik dengan dunia kuliner. Namun menganggap birokrasi untuk membuka restoran itu menyulitkan dan membatasi.

Kemudian lahirlah inspirasi dimana siapa saja bisa membuat restoran pop-up selama satu hari. 'Restoran' bisa berupa kedai di taman, pojok jalanan, ruang di apartemen, kantor atau dimana saja. Partisipan tinggal mendaftar di situs www.restaurantday.org.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini ide mereka telah berubah jadi revolusi makanan. Bermula di Finlandia, Restaurant Day menyebar ke berbagai negara. Mulai dari Nepal hingga Kenya. Ada sekitar 2.479 restoran pop-up satu hari di 34 negara saat ini.

Karena Restaurant Day sangat terkenal, banyak orang berusaha menyajikan kreasi makanan terbaik. Ratusan gerai makanan dibuka selama satu ari. Mulai dari tren raw cakes hingga sajian klasik Finlandia seperti rye bread toast. Ada juga makanan internasional, misalnya falafel dan dumpling.

"Orang benar-benar membiarkan imajinasinya bebas, membuat sesuatu yang belum pernah dicoba baik makanan atau konsep. Dedikasi dan kebahagiaan partisipan sangat luar biasa," ucap Timo Santala, seperti dilansir dari visitthelsinki.

Restaurant Day pertama hadir tahun 2011 dan melibatkan 45 restoran pop-up di 13 lokasi sekitar Finlandia. Selama setahun, Restaurant Day berlangsung empat kali. Baik dalam musim panas maupun musim dingin.

(msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads