Studi: Dapur Rumah Tangga di Inggris Kotor dan Berisiko Sebabkan Keracunan Makanan

Studi: Dapur Rumah Tangga di Inggris Kotor dan Berisiko Sebabkan Keracunan Makanan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 14 Jul 2015 18:49 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Survei Leatherhead Food Research mengungkapkan para koki rumah tangga di Inggris tidak memperhatikan kebersihan saat bekerja. Mereka umumnya lupa mencuci tangan, menggunakan lap kotor, dan membiarkan air daging yang penuh bakteri berceceran dimana-mana.

Seperti diberitakan The Independent (14/07/15), perilaku memasak koki rumah tangga yang tidak higienis membuat makanan terkontaminasi kuman. Para penghuni rumah pun berisiko mengalami keracunan makanan lebih besar.

Hasil survei komprehensif mengenai dapur rumah tangga di Inggris ini mengungkapkan 40% dapur memiliki lap kotor, seperempat jumlah koki tidak terbiasa mencuci tangan sebelum menyiapkan hidangan, hanya setengah jumlah koki yang langsung mencuci tangan setelah memotong daging mentah, dan sepertiga jumlah koki sering menyeka tangan kotor mereka sembarangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œSaya yakin ada momen ketika kita berkunjung ke rumah kerabat dan melihat lap dapur, kemudian berpikir betapa kotor lap tersebut dan mereka masih saja menggunakannya,” tutur Professor Tony Hines dari Leatherhead Food Research.

Di sisi lain, banyak orang tidak sadar risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan dari perilaku tidak higienis di dapur. Contohnya, penanganan daging mentah yang tidak tepat dapat menyebarkan kuman penyebab keracunan makanan.

Rekan Professor Hines, Nicole Patterson-Lett menambahkan perilaku tidak higienis ini sering tidak disadari orang. β€œMisalnya Anda menyentuh ayam mentah, kemudian mengelap tangan di lap dapur. Setelah itu Anda mencuci tangan dengan bersih kemudian menggunakan lap yang sama. Ini membuat kuman terus menyebar dan Anda tidak dapat melihatnya.”

Survei ini melibatkan 1.551 warga Inggris sebagai partisipan. Hasil survei mengungkapkan dua pertiga partisipan memindahkan daging mentah dari plastik dengan tangan. Seharusnya, mereka menggunakan garpu atau alat lainnya untuk mencegah kontaminasi silang.

Sebanyak tiga perempat partisipan menggunakan tangan untuk menahan daging mentah saat dipotong dan setengah dari mereka tidak tahu bahwa mencuci daging dengan cara tidak tepat dapat menyebarkan kuman di sekitar dapur.

Hanya seperempat partisipan yang memiliki talenan terpisah untuk daging, ikan, dan sayuran di dapurnya. Sepertiga partisipan juga tidak menyimpan daging mentah di bagian bawah kulkas. Padahal posisi ini penting diperhatikan agar cairan dari daging tidak mengenai bahan makanan lain.

Professor Hines mengatakan higienitas di dapur menjadi masalah khusus bagi orang tua, β€œKita memiliki populasi orang tua dimana mereka lebih mudah lupa dan hidup lebih lama. Mereka juga lebih rentan mengalami keracunan makanan karena sistem imunnya lemah.”

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads