Kekeringan Ancam Ketersediaan Alpukat di Amerika

Kekeringan Ancam Ketersediaan Alpukat di Amerika

- detikFood
Selasa, 14 Jul 2015 07:03 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Alpukat sangat digemari banyak orang. Buah yang disebut superfood ini sering dijadikan menu untuk mereka yang menjalani pola makan sehat. Kecuali harganya makin mahal kini ketersediaan alpukat juga mulai terancam.

Buah yang bentuknya sexy ini memiliki tekstur lembut, creamy dan rasa yang segar. Menjadi andalan pola hidup sehat yang kini digandrungi banyak orang Amerika. Karena mengandung lemak yang baik untuk kesehatan jantung.

Namun, kini stok alpukat di Amerika khususnya dari kawasan California mulai terancam karena kekeringan. Di kawasan Runyon Canyon Los Angeles kota dan bukit-bukit di sekitarnya semua kering. Bahkan, tampak seperti planet Luke Skywalker yang ada di dalam film ‘Star Wars’.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini 98 persen dari negara bagian California secara resmi digolongkan mengalami kekeringan. California menghasilkan miliaran kilogram alpukat pada Maret hingga September. Dibutuhkan 318 l air untuk memproduksi 450 gram alpukat. Itu artinya air tidak hanya diambil untuk kebutuhan dasar masyarakat tetapi air juga makin mahal untuk petani.

Sementara itu, jumlah lahan yang digunakan untuk pertanian alpukat di Chile telah meningkat delapan kali lipat dalam 25 tahun. Proses imi menguras ketersediaan air tanah.

Di Meksiko, problemnya bukan air, tetapi sebagian besar perkebunan di Michoacan, r dikendalikan oleh organisasi kartel Caballeros Templarios.

Diakui, apa yang diproduksi di Michoacan membantu kegiatan kejahatan. Namun, tidak dapat disangkal bahwa peternakan menggunakan air lebih dari perkebunan alpukat. Karenanya alpukatpun akan menjadi lebih mahal dan terbatas ketersediaannya.

(odi/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads