45 Anggota ISIS Tewas Setelah Berbuka Puasa dengan Makanan Beracun

45 Anggota ISIS Tewas Setelah Berbuka Puasa dengan Makanan Beracun

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Minggu, 12 Jul 2015 07:51 WIB
Foto: metro.co.uk
Jakarta -

Kali bukan kabar pembunuhan tetapi keracunan makanan. Hari Selasa (7/7) lalu 45 anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diketahui tewas setelah berbuka puasa dengan makanan beracun di Mosul, Irak.

Dilansir dari Metro.co.uk (8/07), 45 anggota ISIS diketahui meninggal dunia sehabis berbuka puasa. Kematian 45 orang anggota ISIS belum diketahui apakah disengaja diberi makanan bercun atau tidak. Tetapi dari 145 orang yang ikut makan, hanya 45 orang tersebut tewas keracunan makanan.

Tidak diketahui makanan apa saja yang mereka lahap selama berbuka puasa. Namun, dari foto yang beredar, hidangan buka puasa para anggota ISIS tergolong mewah. Kontras dengan keadaan warga Suriah yang harus selalu antre makanan dan segelas minum saat berbuka puasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejadian seperti ini ternyata bukan untuk pertama kalinya. Kejadian serupa juga terjadi bulan November tahun lalu. Para tentara Suriah telah masuk ke dalam markas mereka dan berpura-pura menjadi koki. Lalu mereka menaruh racun ke dalam makanan pada anggota ISIS. Dilaporkan 10 orang anggota ISIS tewas setelah mengonsumsi makan siang beracun.

Meninggalnya 45 orang anggota ISIS di Mosul, Irak ini karena konflik yang tidak kunjung selesai antara ISIS dan Suriah. Haaretz, media di Irak menyatakan anggota ISIS selama ini sudah hidup mewah dan makan enak sementara banyak orang di sekitarnya yang kelaparan dan hidup tak layak.

Peristiwa meninggalnya anggota ISIS karena keracunan makanan pun hanya sepotong rangkaian pertikaian antara ISIS dan Suriah. Perebutan desa-desa, serangan udara, serta serangan militan dalam banyak bentuk tak henti-hentinya terjadi di sana. Sangat disayangkan peristiwa keracunan ini terjadi di bulan suci.οΏΌ

(tan/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads