Lakukan Cara Ini Saat Mengolah Makanan Buka dan Sahur Agar Tak Kelebihan Asupan Kalori (1)

Lakukan Cara Ini Saat Mengolah Makanan Buka dan Sahur Agar Tak Kelebihan Asupan Kalori (1)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Sabtu, 11 Jul 2015 12:15 WIB
Lakukan Cara Ini Saat Mengolah Makanan Buka dan Sahur Agar Tak Kelebihan Asupan Kalori (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makanan pembatal puasa pasti terlihat menggoda. Karena ingin langsung menikmatinya, Anda lantas melahapnya tanpa memperhatikan kadar kalori makanan tersebut. Alhasil, Anda cepat kekenyangan dan mendapat asupan makanan yang berlebihan!

​Waktu makan menjadi dua kali justru harus membuat Anda ekstra hati-hati memilih makanan. Banyak makanan berlemak dan berkalori tinggi disajikan saat berbuka dan sahur. Beberapa trik ini bisa Anda praktekkan untuk memangkas kalori tanpa pengurangi kelezatan makanan. ​

1. Nasi dan minyak kelapa

Foto: Thinkstock
Belum lama ini, ada seorang ilmuwan Sri Lanka menemukan cara praktis memangkas kalori dari nasi. Caranya adalah menggunakan minyak kelapa. Kandungan kalori yang dipangkas pun sekitar 50%.

Masukkan 1 sdt minyak kelapa ke dalam air untuk merebus 160 gram ​beras. Masak nasi selama 40 menit dan dinginkan dalam lemari es. Proses ini bertujuan untuk menyerap kandungan karbohidrat dan pati dalam nasi, dan mengurangi karbohidrat.

2. Lemon

Foto: Thinkstock
Lemon tak bisa langsung mengurangi kalori dalam makanan. Namun, lemon bisa menambah kekayaan rasa dalam suatu hidangan. Tambahkan air jeruk ​lemon ke dalam kue atau hidangan berkalori tinggi, makanan pun jadi punya rasa yang lebih kaya. Anda tak perlu menambahkan garam, gula, dan penyedap lagi.

3. Sayur

Foto: Thinkstock
Menu makanan sehat dan seimbang tentu mengandung sayuran di dalamnya. Namun, sayur yang direbus akan kehilangan nutrisinya. Karenanya, masukkan sayuran seperti brokoli dan sedikit air ke dalam ​oven ​microwave. Masak beberapa menit sehingga kandungan vitamin dan mineral pun tetap terjaga. Selain itu, brokoli pun terasa lebih renyah dan enak.

4. Bumbu kemasan

Foto: Detikfood
Bumbu kemasan memang praktis untuk membuat hidangan. Namun, bumbu kemasan sering ditambahi garam dan penyedap makanan dalam jumlah ​banyak. Karenanya lebih baik gunakan bumbu asli​ seperti lada butiran, cabai, bawang putih, jahe, dan lainnya. Rasanya lebih alami dengan sedikit kandungan garam.​
Halaman 2 dari 5
(tan/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads