Keripik yang terbuat dari brokoli, kacang chickpea, dan kale serta Es krim rasa wine. Beberapa makanan ini merupakan produk makanan yang ditampilkan di acara tahunan Fancy Food Show yang ke-61 kalinya bulan lalu. Expo makanan ini memamerkan lebih dari 100.000 produk makanan yang dibuka untuk umum. Lima makanan ini potensial menjadi tren yang dipamerkan di acara Fancy Food Show.
1. Es krim Wine
|
Foto: jewitup.com
|
Menurut Roxaina Hurlburt, pemilik Mercer, perusahaan susu mereka telah membuat es krim tradisional selama 60 tahun dan mulai mencoba untuk membuat es krim wine sejak tahun 2008 lalu. Tak disangka, penjualan es krim wine ini laris manis. Hanya dengan dijual secara online es krim wine sudah dijual ke lebih dari 100 lokasi di seluruh negara, termasuk kasino dan winery.
2. Maple Water
|
Foto: mnn.com
|
Pembuatan minuman maple sama dengan seperti membuat maple syrup, namun konsistensi kekentalan berbeda dengan maple syrup.
Minuman maple lebih cair dengan rasa manis yang ringan. Mengandung 30 kalori dan 7 gram gula per 1,2 lt. Menurut mereka minuman ini juga cocok bagi mereka yang sedang diet karena rendah kalori, gluten-free, dairy-free dan non-GMO. Webnya, Tidak ada pohon maple yang dirugikan karena menggunakan pohon maple yang telah dibudidayakan. Minuman maple telah dijual di kira-kira 800 toko di bagian utara Amerika termasuk di supermarket Whole Foods dan toko makanan sehat.
3. Sexy Snacks
|
Foto: ktbs.com
|
Popcorn Pirate’s Booty buatan Ehrlich dijual dengan dua rasa yaitu “Bangin' Cheddar" dan "Brazilian Coconut," sedangkan keripik Sexy dijual dengan rasa "Spinach & Matcha Tea."
4. Half-Popped Kernels
|
Foto: Veryculinary.com
|
Perusahaan snack di Bellevue, Washington., mengatakan mereka menggunakan proses eksklusif untuk memasak jagung popcorn. Mike Watts, wakil pimpinan marketing perusahaan ini mengatakan bahwa sebanyak 6 kg bungkus HalfPops tersedia di penjualan online dan dijual di sekitar 2.000 lokasi termasuk di Whole Foods dan Wegman’s.
5. Broccoli Bites
|
Foto: Broccoli Bites
|
Meskipun kale telah populer dalam beberapa tahun terakhir ini, namun Scott Jensen, CEO Rhythm Foods, mengatakan bahwa ia lebih memilih brokoli untuk diolah menjadi snack dan lebih mudah dijelaskan dan dijual kepada konsumen. Saat ini Scott Jensen pun sedang berkeksperimen untuk membuat snack baru dari kembang kol.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN