Es Krim Wine dan 'Broccoli Bites', Camilan Unik yang Berpotensi Populer

Es Krim Wine dan 'Broccoli Bites', Camilan Unik yang Berpotensi Populer

- detikFood
Selasa, 07 Jul 2015 18:48 WIB
Es Krim Wine dan Broccoli Bites, Camilan Unik yang Berpotensi Populer
Foto: iu.spoonuniversity.com
Jakarta - Berbagai makanan unik berbahan dasar bahan-bahan langka hadir mewarnai industri kuliner. Inovasi dan kreasi ini merupakan langkah baru dalam memajukan perekonomian dunia.

Keripik yang terbuat dari brokoli, kacang chickpea, dan kale serta Es krim rasa wine. Beberapa makanan ini merupakan produk makanan yang ditampilkan di acara tahunan Fancy Food Show yang ke-61 kalinya bulan lalu. Expo makanan ini memamerkan lebih dari 100.000 produk makanan yang dibuka untuk umum. Lima makanan ini potensial menjadi tren yang dipamerkan di acara Fancy Food Show.

1. Es krim Wine

Foto: jewitup.com
Selama ini wine hanya disajikan di gelas wine. Namun, dalam acara ini wine disajikan khusus di sebuah cone es krim. Mercer, perusahaan susu yang terlelat di bagian utara New York, menawarkan produk baru, “es krim wine”, yang mengandung 5 persen alkohol. Es krim wine ini terdiri dari 8 rasa termasuk “Strawberry Sparkling” dan “Chocolate Cabernet.”

Menurut Roxaina Hurlburt, pemilik Mercer, perusahaan susu mereka telah membuat es krim tradisional selama 60 tahun dan mulai mencoba untuk membuat es krim wine sejak tahun 2008 lalu. Tak disangka, penjualan es krim wine ini laris manis. Hanya dengan dijual secara online es krim wine sudah dijual ke lebih dari 100 lokasi di seluruh negara, termasuk kasino dan winery.

2. Maple Water

Foto: mnn.com
Minuman air maple yang berasal di Concord, Massachusetts, Amerika Serikat, diolah langsung dari pohon maple dan dijual dalam bentuk botol.
Pembuatan minuman maple sama dengan seperti membuat maple syrup, namun konsistensi kekentalan berbeda dengan maple syrup.

Minuman maple lebih cair dengan rasa manis yang ringan. Mengandung  30 kalori dan 7 gram gula per 1,2 lt. Menurut mereka minuman ini juga cocok bagi mereka yang sedang diet karena rendah kalori, gluten-free, dairy-free dan non-GMO. Webnya, Tidak ada pohon maple yang dirugikan karena menggunakan pohon maple yang telah dibudidayakan. Minuman maple telah dijual di kira-kira 800 toko di bagian utara Amerika termasuk di supermarket Whole Foods dan toko makanan sehat.

3. Sexy Snacks

Foto: ktbs.com
Snack dengan tulisan Sexy di kemasannya ini diciptakan oleh Robert Ehrlich. Aspek yang paling penting dari makanan ringan ini terletak pada namanya. Ehrlich mengaku bahwa ia mulai terkenal sejak ia menciptakan snack Pirates’s Booty. Perusahaan yang berlokasi di Sea Cliff, New York menyebutkan produknya telah terjual kira-kira di 1.500 lokasi.

Popcorn Pirate’s Booty buatan Ehrlich dijual dengan dua rasa yaitu “Bangin' Cheddar" dan "Brazilian Coconut," sedangkan keripik Sexy dijual dengan rasa "Spinach & Matcha Tea."

4. Half-Popped Kernels

Foto: Veryculinary.com
HalfPops dan Pop’d Kerns menawarkan produk mereka dengan beberapa rasa. Dalam satu bungkus HalfPop seberat 100 gram mengandung antara 130 dan 160 kalori tergantung dari rasa dari popcorn tersebut. Popcorn dimasak hingga setengah mekar.

Perusahaan snack di Bellevue, Washington., mengatakan mereka menggunakan proses eksklusif untuk memasak jagung popcorn. Mike Watts, wakil pimpinan marketing perusahaan ini mengatakan bahwa sebanyak 6 kg bungkus HalfPops tersedia di penjualan online dan dijual di sekitar 2.000 lokasi termasuk di Whole Foods dan Wegman’s.

5. Broccoli Bites

Foto: Broccoli Bites
Broccoli Bites dari Rhythm Foods yang  membuat keripik kale. Sebelum sayuran tersebut dehidrasi, brokoli di celupkan ke dalam saus yang dibuat dengan biji-bijian, bumbu dan rempah-rempah untuk menambah rasa dan mencegah brokoli tersebut hancur. Satu bungkus Broccoli Bites seberat 150 gram mengandung 150 kalori.
Meskipun kale telah  populer dalam beberapa tahun terakhir ini, namun Scott Jensen, CEO Rhythm Foods, mengatakan bahwa ia lebih memilih brokoli untuk diolah menjadi snack dan lebih mudah dijelaskan dan dijual kepada konsumen. Saat ini Scott Jensen pun sedang berkeksperimen untuk membuat snack baru dari kembang kol.

 
Halaman 2 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads