Jakarta -
Yogurt dikenal sebagai makanan sehat karena kaya akan bakteri baik yang berkhasiat untuk kesehatan. Teksturnya lembut dan rasanya asam segar. Tetapi tetap harus cermat mengonsumsinya karena salah-salah bisa menambah asupan kalori.
Fermentasi susu ini dipercaya dapat menurunkan berat badan karena memebri rasa kenyang lebih lama. Tapi, beberapa kesalahan mengonsumsi yogurt ini justru memicu kenaikan berat badan.
1. Terlalu Fokus pada Kalori
Foto: Thinkstock
|
Menghitung kalori akan membantu Anda untuk mengatur porsi makan, tapi bisa menyesatkan. Apalagi jika pada kemasan yogurt tertera rendah kalori. Selain kalori sebaiknya pastikan juga jumlah proteinnya. Satu merk yogurt mengklaim mengandung 100 kalori tapi hanya mengandung 6 gram protein.Sebaiknya pilih produk yogurt yang mengandung lebih banyak kalori tapi juga memiliki 12 sampai 15 gram protein per kemasan. Dengan begitu, Anda akan merasa kenyang lebih lama.
2. Tidak Mengukur Porsi
Foto: Thinkstock
|
Mengonsumsi yogurt dari wadah besar dapat menyebabkan Anda tidak mengukur porsi makan. Meskipun yogurt merupakan makanan sehat, namun Anda juga harus pintar dalam mengukur dan membatasi porsi yogurt yang dikonsumsi. Jangan hanya mencari ukuran porsi yang lebih banyak, sebaiknya konsumsi yogurt sesuai anjuran yaitu maksimal 6 sendok makan besar per hari.
3. Menambahkan banyak bahan pelengkap
Foto: Thinkstock
|
Kesalahan yang paling sering dilakukan saat mengonsumsi yogurt adalah menambahkan yogurt tawar dengan bahan pelengkap terlalu banyak. Hal ini akan membuat Anda mengonsumsi terlalu banyak kalori. Sebaiknya tambahkan bahan pelengkap yang sehat dan rendah kalori. Seperti sereal, buah-buahan dan sedikit kacang-kacangan yang tinggi protein untuk menambah rasa manis pada yogurt.
4. Yogurt Bebas Lemak
Foto: Thinkstock
|
Seringkali, Anda mudah percaya dengan produk yogurt yang menyebut diri bebas lemak. Semua produk yogurt mengandung lemak yang berasal dari susu, dan beberapa produk yogurt mengandung gula untuk penambah rasa. Anda harus cermat saat memeriksa daftar bahan utama yogurt untuk mendapatkan protein yang cukup. Hindari produk yogurt yang memiliki kandungan gula lebih dari 18 gram agar terhindar dari risiko penyakit diabetes.
5. Mencari Probiotik
Foto: Thinkstock
|
Probiotik memang sangat bermanfaat bagi tubuh, salah satunya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun, jangan tertipu dengan label kemasan yogurt yang mengatakan bahwa produknya mengandung banyak probiotik sehingga produk tersebut menyehatkan. Hal ini supaya Anda mengonsumsi yogurt tersebut dalam porsi banyak dan justru akan berisiko gemuk.
6. Mengubah menjadi dessert beku
Foto: Thinkstock
|
Yogurt dalam bentuk beku atau disebut froyo, merupakan bentuk lain dari yogurt. Froyo mungkin dianggap lebih sehat dibandingkan dengan produk yogurt non-frozen pada umumnya. Namun, semua produk yogurt tinggi lemak dan biasanya berisi granola. Lapisan granola akan memecah yogurt dan membuat Anda berpikir hanya mengonsumsi porsi kecil yogurt.Produk yogurt non-frozen seperti yogurt tawar mengandung 30-35 kalori per 100 gram dengan kandungan gula sebanyak 20 gram. Namun setelah ditambahkan topping, kalori yogurt beku atau froyo akan meningkat. Hal ini yang akan menyebabkan Anda menjadi gemuk.
(lus/odi)