Madu, Kerang, dan Pasta Terancam Punah Karena Suhu Global Meningkat (1)

Madu, Kerang, dan Pasta Terancam Punah Karena Suhu Global Meningkat (1)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Selasa, 07 Jul 2015 15:56 WIB
Madu, Kerang, dan Pasta Terancam Punah Karena Suhu Global Meningkat (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kemajuan teknologi rupanya mulai berdampak negatif pada alam. Akibat yang paling besar adalah iklim dan suhu lingkungan yang naik. Jika tak dicegah, beberapa sumber makanan dalam waktu tak lama bakal tak bisa dinikmati lagi.

Manusia selama ini selalu mengonsumsi makanan yang disediakan oleh alam. Selama ini pula alam tidak dijaga dengan baik. Karenanya ketersediaan banyak bahan makanan mulai berkurang dan beberapa terancam punah.

1. Kerang

Foto: Thinkstock
Kerang punya rasa gurih yang khas, enak dibuat sup atau dicocol saus. Para peneliti telah memperingatkan bahwa kerang bisa mengandung racun yang berbahaya. Penyebabnya tak lain karena perubahan iklim dan naiknya suhu air laut yang membuat banyak bakteri yang suka cuaca panas bersemayam di dalam kerang-kerang ini.

2. Cokelat

Foto: Thinkstock
Di tahun 2011, the International Center for Tropical Agriculture menyatakan jumlah buah kakao telah menurun dibandingkan jumlah buah kakao satu dekade sebelumnya. Negara penghasil kakao seperti Pantai Gading dan Ghana juga menyadari produksi cokelat mereka akan berkurang setengahnya  ketika suhu area kebun cokelat naik 2,3 celcius, yang terjadi tahun 2050.

3. Wine

Foto: Thinkstock
Wine identik dengan produk premium dengan harga yang tidak murah. Karena perubahan iklim, wine mendapat pengaruh pada pertumbuhannya. Suhu yang tinggi menyebabkan kebun anggur matang sebelum waktunya, belum lagi dengan kekeringan yang membuat pohon anggur jadi terhambat pertumbuhannya.

4. Pasta

Foto: Thinkstock
Gandum hanya bisa diproduksi dalam suhu yang sejuk. Jika suhu global terus naik, dampaknya pertumbuhan dan kualitas gandum terus merosot. Gandum yang paling banyak dipakai untuk pasta adalah gandum durum, yang kualitasnya terus memburuk karena curah hujan yang terlalu tinggi.
Halaman 2 dari 5
(adr/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads