Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (2)

Kuliner Palembang

Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (2)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Kamis, 28 Mei 2015 17:37 WIB
Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (2)
Foto: Detikfood
Jakarta - Kue-kue basah tak bisa dipisahkan dari hidangan khas Nusantara. Selain bisa jadi hidangan penutup, kue-kue ini sebagai camilan sore. Bahan-bahan dan cara membuatnya pun masih tradisional dan sederhana.

Kue maksuba dan engkak ketan misalnya. Keduanya mirip namun punya tekstur yang berbeda. Masing-masing kue punya ciri khas.

5. Kue engkak ketan

Foto: Detikfood
Jangan tertukar jika melihat kue engkak ketan dan kue maksuba. Keduanya seperti kue lapis dan bergaris-garis, namun tekstur keduanya sangat berbeda. Kue engkak ketan terbuat dari ketan yang legit dan padat. Selain itu, teksturnya juga kenyal-kenyal dengan rasa manis.

6. Kue Gandus

Foto: saimen bakery
Bentuk kue gandus ini menyerupai mangkok seperti kue talam berwarna putih dari tepung beras dengan taburan di atasnya. Biasanya, taburannya itu dari ebi, potongan cabai, bawang goreng, dan seledri yang diiris-iris. Karena terbuat dari beras, teksturnya lembut manis dan punya taburan yang gurih. Kue ini sehat karena mengandung sayuran dan Anda bisa mengatur tingkat kemanisan serta taburan di atasnya dengan memilih bahan yang sehat.

7. Kue srikaya hijau

Foto: Detikfood
Kudapan ini punya nama lain yang unik, yaitu kue sumber air. Disebut sumber air karena kue ini akan mengeluarkan banyak air jika didiamkan. Dibuat dari santan, gula, dan telur. Agar wangi, orang juga sering menambahkan beberapa helai daun pandan. Kue srikaya ini termasuk kue yang praktis menikmatinya karena ditaruh di dalam mangkuk-mangkuk kecil.

8. Kue jongkong

Foto: Ilustrasi Detikfood
Kue jongkong zaman dahulu adalah kue yang disajikan di dalam loyang besar dan dipotong-potong saat ada yang membelinya. Namun, sekarang kue jongkong dikemas dalam plastik satuan dan terdiri dari 3 lapisan. Lapisan paling bawah adalah gula merah yang cair karena dikukus, lapisan kedua biasanya berwarna hijau dari daun suji yang terbuat dari tepung beras. Lapisan paling atas barulah berwarna putih, campuran dari santan dan tepung beras. Dua lapisan teratas sama-sama lembut dan enak dimakan bersama lelehan gula.

Ketika matang, kue ini lebih enak jika disimpan dalam lemari es dan dinikmati dingin.
Halaman 2 dari 5
(Tania Natalin Simanjuntak/Odilia Winneke)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads