Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (1)

Kuliner Palembang

Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (1)

Tania Natalin Simanjuntak - detikFood
Kamis, 28 Mei 2015 17:05 WIB
Kue 8 Jam dan Jongkong, Kue yang Legit dan Unik (1)
Foto: Detikfood
Jakarta - Seperti daerah lain, Palembang juga punya kue-kue tradisional yang enak. Rata-rata rasanya manis karena terbuat dari susu dan gula. Kue tradisional ini bahkan ada yang masih dinikmati hingga sekarang.

Sebaliknya, ada juga kue yang mulai ditinggalkan dan kue yang mirip dengan daerah lain. Andapun bisa membuatnya di rumah, karena bahannya mudah didapat.

1. Kue maksuba

Foto: Detikfood
Kue maksuba disebut-sebut sebagai kue lapisnya orang Palembang. Di dalam kue maksuba, telur dan susu kental manis adalah dua bahan utamanya. Telur yang digunakan juga bisa telur bebek, dengan proses pembuatan yang membutuhkan kesabaran untuk bisa membuatnya berlapis-lapis sempurna. Jika Anda hadir pada pernikahan atau hari Lebaran di Palembang, kue ini sudah dapat dipastikan akan jadi suguhan. Rasanya sangat manis, juga legit.

2. Kue 8 jam

Foto: www.kuekhaspalembang.com
Namanya yang unik ini diambil dari lamanya waktu pembuatannya. Benar, kue ini membutuhkan waktu sebanyak 8 jam untuk memanggan dan menjadikan rasa serta teksturnya benar-benar pas. Tahapan pembuatannya juga mirip dengan kue maksuba, menggunakan susu kental manis dan telur ayam. Dahulu, kue ini hanya disajikan untuk para bangsawan dan pribumi tidak boleh menikmatinya. Namun, kini kue ini sudah dijual bebas.

3. Kue suri

Foto: www.kuekhaspalembang.com
Kue ini agak jarang 'tampil' di acara-acara Palembang. Sekali dilihat, bentuknya yang punya rongga-rongga dan warnanya mirip bika ambon Medan. Namun, teksturnya ternyata berbeda. Bika ambon punya tekstur yang kenyal, tapi suri lembut seperti bolu. Kue suri ini juga legit karena memakai susu.

4. Kue Kojo

Foto: www.kuekhaspalembang.com
Termasuk golongan kue basah, kojo atau koja, sebutannya adalah kue yang wangi karena ada campuran pandannya. Warnanya pun hijau karena adonannya diberi sari daun suji. Karena teksturnya lembut dan seperti bolu kukus, kojo enak dinikmati bersama kopi atau teh. Rasanya sangat manis karena memakai banyak gula.
Halaman 2 dari 5
(Tania Natalin Simanjuntak/Odilia Winneke)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads