Amanda tak pernah berpikir jadi perintis hijab di TV Amerika. Ia hanya ingin menyalurkan hobi memasak. Namun tanpa disengaja, Amanda telah menjadi inspirasi banyak orang. Dalam sebuah wawancara, Amanda mengakui prasangka orang-orang yang melihat wanita muslim berhijab.
“Sama seperti profesi apapun. Wanita muslim yang memakai hijab dianggap tidak tahu apa-apa. Pengalaman saya, banyak stereotip cepat hilang ketika orang sudah kenal saya. Saya percaya kehadiran saya dalam dunia kuliner mematahkan stereotip bahwa wanita muslim tertindas dan tidak bisa menjalankan hobinya,” ucap Amanda, seperti dilansir dari Eater.com (21/05/2015).
Terkait profesinya, Amanda bukanlah seorang siswa sekolah kuliner. Ia merupakan pekerja sosial. Biasanya memasak jadi sarana penghilang stress yang didapat dari pekerjaannya.
“Saya membutuhkan penyaluran. Sebuah cara untuk memproses trauma dan kesedihan yang saya lihat. Saya akan pulang ke rumah untuk menyiapkan makan malam dan kemudian merasa lebih baik,” tambah Amanda.
Ia pun menyadari bahwa memasak adalah cara memproses hari-hari kerjanya, penyaluran kreatifitas dan tempatnya bersantai melepas stres. Amanda lalu mulai bereksperimen dengan resep dan membuat blog.
Musim gugur tahun lalu, ia melihat pengumuman casting musim ke-6 Masterchef dan ikut mendaftar. Masterchef musim baru pun tayang beberapa hari lalu.
Amanda tak begitu peduli dengan stereotip orang karena ia seorang wanita, berhijab dan kemampuan memasaknya.
(Tania Natalin Simanjuntak/Odilia Winneke)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN